Sejumlah Mahasiswa Terlibat Percakapan Cabul di Grup Chat Dinonaktifkan

29 September 2026
Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

RIAU1.COM - Sebanyak sepuluh mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada dinonaktifkan usai diduga melakukan tindak kekerasan seksual berbasis gender (KBGO).

Kasus dugaan KBGO ini diunggah salah satunya oleh Instagram @kawanugm. Akun tersebut mengunggah foto-foto terduga pelaku, berikut bukti potongan percakapan yang memuat unsur KBGO.

Diungkapkan, dugaan tindak KBGO ini dilakukan dalam sebuah grup percakapan (chat) yang berisikan 40 anggota.

Akun tersebut mendesak kampus mengambil tindakan tegas, termasuk membuat ruang aman bagi civitas akademika.

Dekan Fakultas Teknik UGM, Selo menuturkan, pihaknya telah mengambil tindakan dengan menemui dan memeriksa 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO.

Menurut Selo, pihaknya pada pagi ini menyiapkan dokumen untuk menonaktifkan semua mahasiswa terduga pelaku KBGO selama 1,5 bulan sebelum sanksi final diputuskan oleh Satgas PPKS UGM.

"Tidak bisa ikut kegiatan akademik selama masa nonaktif," kata Selo saat dihubungi wartawan, Selasa (29/9) pagi yang dimuat CNNIndonesia.com.

Menurut Selo, durasi penonaktifan bisa diperpanjang berdasarkan hasil pertimbangan. Semisal, PPKS belum menuntaskan proses pemeriksaan.

"Tujuannya tentu agar selama proses pemeriksaan oleh Satgas PPKS berlangsung, suasana kampus bisa kembali nyaman, melindungi korban dan menjaga integritas investigasi atau pemeriksaan," pungkas Selo.*