Rapat pemilihan ketua FPK Kabupaten Inhil
RIAU1.COM - Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang berisi kumpulan paguyuban kesukuan kembali melakukan pemilihan ketua. Untuk periode tahun 2019-2024, H Zaini Awang dipercaya untuk memimpin setelah dari total 17 paguyuban suku-suku di Inhil yang hadir, 14 paguyuban suku memilihnya.
Pemilihan ketua FPK tersebut diadakan di Aula Kantor Kesbangpol Inhil, Jumat 22 November tahun 2019. Pembacaan dukungan dari 14 paguyuban suku tersebut dibacakan ketua IKJR Inhil, Samino yang juga ketua DPC PDIP Kabupaten Inhil.
Dijelaskan Zaini Awang, setelah terpilih dirinya akan fokus pada pembentukan kepengurusan FPK untuk masa waktu sepekan yang akan datang.
"Kami diberi kebebasan untuk mengatur, membentuk kepengurusan dalam waktu 1 pekan. Mudah-mudahan kedepan FPK Inhil makin maju dan makin dikenal luas di kalangan masyarakat sebagai wadahnya paguyuban suku-suku," jelasnya.
Kedepan, Zaini Awang meminta agar pengurus yang nantinya terbentuk agar dapat saling bahu-membahu menyusun program dan melaksanakan kegiatan untuk kemajuan FPK Inhil.
Sebab, dengan kerjasama yang solid antara pengurus dan semua jajaran maka dirinya meyakini FPK Inhil akan semakin lebih baik. "Sudah semestinya keberadaan kita memberikan kontribusi untuk kemajuan pembangunan yang ada di Inhil," pintanya.
Adapun FPK Inhil saat ini sudah terbentuk di 17 kecamatan se-Kabupaten Indragiri Hilir sehingga pada kepengurusan yang baru, Zaini Awang menargetkan FPK dapat terbentuk disemua kecamatan di Inhil. "Jika keberadaan kita sudah ada di semua kecamatan, peran dan fungsi FPK tentu saja lebih maksimal lagi," tandasnya.
Sementara itu, beberapa paguyuban suku yang memberi dukungan untuk H. Zaini Awang adalah Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR), Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa (PSMTI), Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB), Ikatan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Ikatan Keluarga Minang Riau (IKMR).
Kerukunan Masyarakat Warga Aceh (KWMA), Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS), Mitra Sunda Riau (Misuri), Ikatan Keluarga Batak Riau (IKBR), Ikatan Keluarga Besar Melayu Reteh (IKBMR), Ikatan Keluarga Madura Inhil (Ikami), Kerukunan Keluarga Banjar (KKB), Himpunan Keluarga Kampar (HKK) serta Ikatan Keluarga Minang (IKM).