Ilustrasi/net
RIAU1.COM - Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Indragiri Hilir Nomor 9 Tahun 2026 tentang kewaspadaan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Camat Tembilahan Ari Syuria, mengimbau seluruh masyarakat Kecamatan Tembilahan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai langkah nyata mencegah penyebaran penyakit DBD.
Dalam imbauannya, Camat Ari Syuria menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan merupakan kunci utama dalam memutus rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab utama penyebaran DBD. Tingginya curah hujan yang terjadi belakangan ini berpotensi menimbulkan genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Tembilahan untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, baik di rumah, tempat usaha, fasilitas umum maupun lingkungan sekitar. Jangan biarkan ada tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk," ujar Ari Syuria.
Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah tangga. Masyarakat diharapkan rutin melaksanakan Gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air, serta melakukan langkah-langkah pencegahan lainnya untuk menghindari gigitan nyamuk.
Selain itu, Camat Tembilahan juga mengajak seluruh RT, RW, lurah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, sekolah, dan pelaku usaha untuk menggalakkan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan secara rutin.
"Semangat gotong royong harus terus kita hidupkan. Lingkungan yang bersih bukan hanya membuat kawasan menjadi nyaman dan indah, tetapi juga melindungi masyarakat dari berbagai penyakit, terutama DBD," tambahnya.
Berdasarkan data yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, saat ini telah tercatat peningkatan kasus DBD di sejumlah wilayah dengan jumlah kasus mencapai 102 penderita dan 2 kasus meninggal dunia. Kondisi ini menjadi perhatian serius seluruh pihak agar langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan secara maksimal.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kecamatan Tembilahan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya dan tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari sarang nyamuk, diharapkan Kecamatan Tembilahan dapat terhindar dari penyebaran DBD serta mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif.
"Kebersihan lingkungan adalah investasi kesehatan. Mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar untuk Tembilahan yang lebih sehat dan bebas DBD," tutup Camat Ari Syuria.*
