BPBD Inhil Kewalahan Padamkan Karhutla, 35 Hektare Lahan Hangus Terbakar

31 Maret 2026
Upaya pemedaman karhutla di Inhil/Infoinhil.com

Upaya pemedaman karhutla di Inhil/Infoinhil.com

RIAU1.COM - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indragiri Hilir (Inhil) memasuki hari keempat, Senin (30/3/2026), masih berjibaku menaklukkan kobaran api yang melahap lahan tiga titik di Kabupaten Indragiri Hilir.

Adapun tiga titik tersebut yakni, Desa Teluk Nibung (Kecamatan Pulau Burung), Desa Bekawan (Kecamatan Mandah), dan Desa Pasir Mas (Kecamatan Batang Tuaka). Tercatat sekitar 35 hektar lahan telah hangus terbakar, meninggalkan jejak hitam dan tantangan yang kian berat bagi para petugas di lapangan.

Kalaksa BPBD Inhil, R. Arliansyah, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ari Syuria, menegaskan bahwa perjuangan ini bukan sekadar tugas kedinasan, melainkan misi kemanusiaan untuk menjaga marwah dan kelestarian Negeri Hamparan Kelapa Dunia.

"Tim kita di lapangan sudah empat hari tidak mengenal lelah. Mereka bertaruh tenaga dan kesehatan demi memastikan api tidak lagi berkobar. Namun, perjuangan ini tidak bisa dilakukan sendirian oleh petugas," tegas Ari Syuria dalam keterangannya.

BPBD Inhil mengeluarkan imbauan keras sekaligus menyentuh hati kepada seluruh elemen masyarakat, korporasi, dan pemangku kepentingan. Ari menekankan bahwa tanggung jawab menjaga daerah dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) adalah mandat kolektif.

"Indragiri Hilir ini milik kita semua. Rasa memiliki itu harus diwujudkan dengan aksi nyata. Kami menghimbau seluruh pihak untuk berkontribusi aktif, setidaknya dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melapor jika melihat titik api. Inhil milik kita, dan kita jaga bersama," tambahnya.*