Bunda PAUD Inhil tinjau pembinaan masyarakat
RIAU1.COM - Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti, melaksanakan kunjungan dan pembinaan masyarakat di PKBM Melati Indah, Jalan H. Chalid, Kelurahan Sungai Beringin, Tembilahan, Rabu (11/3/2026) pagi.
Kehadiran Bunda PAUD yang juga merupakan Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir ini disambut hangat oleh Ketua PKBM Melati Indah beserta pengurus, tutor, dan para siswa didik yang tengah mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran.
Dalam kunjungan tersebut, Katerina Susanti turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir serta unsur terkait lainnya.
Pada kesempatan itu, Bunda PAUD meninjau langsung pelaksanaan ujian program pendidikan kesetaraan, mulai dari Kejar Paket A, B, hingga C. Ia juga melihat berbagai kegiatan pelatihan keterampilan yang dilaksanakan di PKBM Melati Indah, seperti pelatihan menjahit, tata boga, perikanan melalui kolam ikan, hingga pelatihan komputer.
Menurut Katerina Susanti, keberadaan PKBM sangat penting sebagai wadah pendidikan nonformal, terutama bagi masyarakat yang tidak sempat menyelesaikan pendidikan formal.
“Alhamdulillah hari ini kami berkunjung ke PKBM Melati Indah yang berada di Jalan H. Chalid, Sungai Beringin. Kami melihat langsung kegiatan pembelajaran di sini, mulai dari kejar paket A, B, dan C, serta berbagai pelatihan keterampilan seperti menjahit, tata boga, perikanan, dan komputer,” ujarnya.
Ia berharap ke depan fasilitas di PKBM Melati Indah dapat terus dilengkapi sehingga mampu memberikan layanan pendidikan dan pelatihan yang lebih optimal bagi masyarakat.
Selain itu, Katerina Susanti yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Indragiri Hilir membuka peluang kerja sama dengan PKBM Melati Indah dalam pengembangan keterampilan menenun songket, guna melahirkan pengrajin-pengrajin baru di daerah.
“Kami dari Dekranasda ingin bekerja sama dengan PKBM Melati Indah untuk pelatihan menenun. Kita tahu Dekranasda sudah memiliki hasil tenunan songket, tetapi pengrajinnya masih terbatas. Mudah-mudahan melalui anak-anak di PKBM ini bisa muncul bibit dan bakat baru dengan ide-ide kreatif yang lebih baik,” jelasnya.
Bunda PAUD juga mendorong agar setiap kegiatan pelatihan yang diikuti peserta didik dapat disertai sertifikat, sebagai bukti kompetensi yang nantinya dapat dimanfaatkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.
“Kami berharap PKBM Melati Indah terus eksis membantu mencerdaskan anak-anak bangsa, khususnya anak-anak yang putus sekolah agar bisa mendapatkan pendidikan dan keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” tutupnya.*