Kereta Cepat Arab Saudi
RIAU1.COM - Arab Saudi telah menandatangani perjanjian untuk membeli 20 kereta cepat baru dari perusahaan Spanyol, Talgo. Tujuannya untuk memperluas armada Kereta Cepat Haramain dan meningkatkan kapasitas penumpang menjadi lebih dari 30 juta orang per tahun.
Kesepakatan tersebut diumumkan pada Ahad (8/2/2026) oleh Saudi Arabian Railways (SAR) di bawah naungan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Saleh Al-Jasser, yang juga menjabat sebagai Ketua SAR serta disaksikan oleh Menteri Transportasi dan Mobilitas Berkelanjutan Spanyol, Oscar Puente.
Kereta baru ini dijadwalkan mulai dikirim pada akhir 2028, dengan pengiriman penuh ditargetkan selesai pada 2031. Setelah beroperasi, kereta-kereta tersebut akan melayani seluruh jaringan Kereta Cepat Haramain, yang menghubungkan Makkah dan Madinah melalui lima stasiun.
Al-Jasser menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Arab Saudi atas dukungan berkelanjutan terhadap sektor transportasi dan logistik. Dia juga menjelaskan bahwa ekspansi ini sejalan dengan Strategi Nasional Transportasi dan Logistik serta memperkuat posisi Kerajaan sebagai pusat logistik global.
Ia mengatakan Kereta Cepat Haramain, yang diresmikan pada 2018 oleh Raja Salman bin Abdulaziz, merupakan salah satu proyek transportasi paling strategis di Kerajaan dan secara langsung terkait dengan pelayanan Dua Masjid Suci.
Peningkatan armada, tambahnya, sangat penting untuk memperbaiki mobilitas jamaah haji dan umrah serta para pengunjung dengan menyediakan pilihan transportasi yang aman, modern, dan andal, sekaligus mendukung peralihan Kerajaan menuju solusi transportasi berkelanjutan.
CEO SAR Bashar Al-Malik mengatakan penambahan kereta ini akan secara signifikan meningkatkan pengalaman perjalanan jamaah haji dan umrah. Terutama, pada musim puncak haji, dengan meningkatkan fleksibilitas operasional dan mengurangi kepadatan antara Makkah dan Madinah.
Ia menambahkan bahwa ekspansi tersebut akan menaikkan kapasitas tahunan kereta api menjadi lebih dari 30 juta penumpang. Sehingga, jaringan dapat merespons permintaan yang terus meningkat serta proyeksi kenaikan jumlah jamaah dan pengunjung pada tahun-tahun mendatang dengan lebih efisien.
Kereta Cepat Haramain saat ini merupakan moda transportasi tercepat antara dua kota suci tersebut, beroperasi dengan kecepatan hingga 300 kilometer per jam dan menempuh perjalanan sekitar dua jam.
Rute ini mencakup stasiun antara di Jeddah, Bandara Internasional King Abdulaziz, dan King Abdullah Economic City.
Saat ini, jaringan tersebut mengoperasikan armada sebanyak 35 kereta. Dengan penambahan pesanan baru, total armada akan meningkat menjadi 55 kereta setelah seluruh pengiriman selesai, yang secara signifikan meningkatkan kesiapan jaringan selama musim umrah dan haji.
Setiap kereta baru akan terdiri dari 13 gerbong, termasuk delapan gerbong kelas ekonomi dan lima gerbong kelas bisnis, dengan total kapasitas tempat duduk sebanyak 417 penumpang. Kereta-kereta ini juga akan dilengkapi satu gerbong khusus yang sepenuhnya dilengkapi bagi penumpang penyandang disabilitas, guna mendukung akses inklusif dan peningkatan layanan bagi seluruh penumpang.*