Sikat Penambang Ilegal Hingga Pencuri Minyak Mentah, Berikut Kasus Kriminal yang Mendominasi di Riau Selama 2020
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dalam jumpa pers akhir tahun di Mapolda Riau.
RIAU1.COM -Kepolisian Daerah (Polda) Riau mencatat, sebanyak 8.149 kasus kejahatan (kriminalitas) terjadi di Negeri Lancang Kuning sepanjang tahun 2020. Ini mengalami peningkatan bila dibandingkan tahun lalu (2019). Dari jumlah tersebut, ada 5.762 kasus berhasil dituntaskan oleh kepolisian.
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dalam jumpa pers pada Rabu 30 Desember 2020 menjelaskan, upaya untuk menurunkan angka kasus kejahatan terus dimaksimalkan kepolisian, pun begitu halnya dalam pengungkapan. "Namun ini juga dibutuhkan peran semua aspek agar mendorong masyarakar tidak berperilaku jahat," ungkapnya.
Lebih lanjut dirincikan jenderal bintang dua ini, terdapat beberapa kasus kejahatan yang mendominasi, diantaranya Pencurian Disertai Pemberatan (Curat) berjumlah 1.280 kasus. Kemudian pencurian sebanyak 612 kasus, penggelapan sebanyak 598 kasus serta penganiayaan berjumlah 584 kasus. Kemudian Curanmor sejumlah 483 kasus, Pencurian Disertai Kekerasan (Curas) sebanyak 249 kasus dan pembunuhan 27 kasus.
Untuk tiga kasus antara lain Curas, Curat dan Curanmor mengalami peningkatan yang cukup signifikan, bila dibanding tahun 2019. Dirincikan pula, kasus Curas naik 27 persen, Curanmor naik 31 persen dan Curat 28 persen.
Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menegaskan, upaya untuk mengungkap sederet kasus kejahatan telah dimaksimalkan oleh jajarannya. Bahkan Polda Riau membentuk tim khusus yang terbilang mentereng dalam memburu pelaku kejahatan yang berpotensi menganggu Kamtibmas.
Tidak hanya pelaku Curas, Curat hingga Curanmor, Polda Riau juga mengungkap beberapa kasus kejahatan lainnya yang menjadi atensi, semisal penambangan ilegal serta pencurian minyak mentah. "Penambangan ilegal, mendominasi di Kuansing. Total penindakan kita ada 31 kasus dengan 58 tersangka," tambah dia.
Sementara untuk pencurian minyak mentah, Polda Riau bahkan menggelar operasi kewilayahan bersandi Operasi Zapin. Walhasil, 15 kasus digasak kepolisian dengan meringkus 10 tersangka. Hebatnya, ada sebagian tersangka yang diketahui melakukan kejahatan serupa dibeberapa lokasi sekaligus.
"Dampaknya, angka kehilangan minyak mentah akibat kejahatan pencurian berhasil menurun drastis bahkan sampai 0. Kita apresiasi dan beri reward kepada penyidik," singkat Kapolda Riau Irjen Agung didampingi wakilnya dan jajaran pejabat utama Polda Riau.