Bupati Kuansing Tekankan Data Akurat di Sensus Ekonomi

26 Juni 2026
Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

RIAU1.COM - Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, MM, mengapresiasi dedikasi dan kerja keras 339 petugas Sensus Ekonomi 2026 yang akan melaksanakan pendataan langsung ke lapangan guna menghimpun informasi ekonomi masyarakat secara akurat, lengkap, dan menyeluruh.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kuantan Singingi di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Teluk Kuantan, Rabu (24/6/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Suhardiman menegaskan bahwa data merupakan fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan dan pembangunan daerah. Oleh karena itu, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyajikan data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Satu data yang benar akan melahirkan kebijakan yang benar. Sebaliknya, data yang keliru akan melahirkan kebijakan yang keliru. Karena itu saya minta seluruh kepala OPD memberikan data yang akurat demi mendukung pembangunan daerah yang tepat sasaran,” tegas Bupati.

Menurutnya, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam membangun basis data ekonomi nasional maupun daerah yang terintegrasi sebagai landasan penyusunan kebijakan serta perencanaan pembangunan di masa mendatang.

“Membangun basis data ekonomi nasional dan daerah, khususnya Kabupaten Kuantan Singingi, membutuhkan sensus yang menghasilkan satu data yang akurat dan terintegrasi. Data tersebut menjadi dasar utama dalam menyusun kebijakan institusi dan perencanaan program pembangunan ke depan. Data ini sangat kita butuhkan secara faktual,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, melalui Sensus Ekonomi 2026 pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi dan perkembangan sektor-sektor usaha di daerah, termasuk sektor yang mengalami pertumbuhan maupun yang masih memerlukan perhatian dan dukungan.

Data tersebut, lanjutnya, akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, mulai dari pengalokasian anggaran, pengembangan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga pembangunan infrastruktur pendukung perekonomian masyarakat.

“Ketika pemerintah mengetahui sektor mana yang berkembang dan sektor mana yang masih tertinggal, maka intervensi pembangunan dapat dilakukan secara lebih terukur. Inilah yang akan mempercepat pemerataan dan keadilan pembangunan di seluruh wilayah Kuansing,” tambahnya.

Pada akhirnya, seluruh kebijakan pembangunan yang berbasis data bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Keberhasilan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi sejauh mana pembangunan itu mampu meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakatnya,” pungkas Bupati.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Kuantan Singingi, Hartono Hardi, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan ekonomi Indonesia hingga ke tingkat daerah.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan sensus sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah, instansi terkait, pelaku usaha, serta partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas sensus.

“Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi rujukan penting dalam perencanaan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Karena itu kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan sensus ini,” ujar Hartono.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap tersedianya data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi sebagai dasar pengambilan kebijakan yang efektif guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.