Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto
RIAU1.COM - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto mengatakan penambahan kodam dan satuan baru bertujuan untuk memperkuat kekuatan wilayah hingga ke titik terjauh Indonesia. Kedaulatan, kata ia, harus dipertahankan.
"Jadi keutuhan wilayah, kedaulatan harus kita pertahankan," kata Agus saat ditemui usai mengikuti upacara HUT Ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin.
Agus menjelaskan wilayah Indonesia terbentang luas dan terdiri dari 17.000 pulau. Ribuan pulau itu terdiri dari pulau besar dan kecil serta mayoritas berada di bagian terluar wilayah utama Indonesia.
Pulau-pulau terluar inilah yang menurut Agus harus dijaga dengan cara memperbanyak satuan dan pasukan agar tidak diakuisisi oleh negara lain.
"Jadi ya pasukan yang ada nanti kita sebar sampai ke pulau-pulau terkecil. Jangan sampai pulau-pulau yang banyak tidak dihuni oleh kita, nanti diambil oleh negara lain dan jadi kedaulatan kita terganggu," jelas Agus.
Melalui kodam dan satuan pasukan yang baru, menurut Agus, proses pengawasan wilayah dapat dilakukan secara maksimal karena akan didukung oleh pasukan dan alat utama sistem senjata yang kuat.
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru TNI, termasuk enam komando daerah militer (kodam), dalam upacara peringatan HUT Ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta, Senin.
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Senin, 5 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI," kata Presiden.
Ke-204 satuan itu terdiri atas enam kodam, 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, dan tiga Batalyon Bantuan Tempur. TNI Angkatan Laut menambah satu brigade dan empat batalyon Marinir.
Sedangkan TNI Angkatan Udara menambah 10 satuan, mulai dari Divisi II Pasukan Gerak Cepat hingga satuan radar.
Presiden kemudian menekan sirine sebagai tanda peresmian satuan-satuan baru tersebut. Setelah itu, Presiden melantik keenam kodam baru secara simbolis dengan menyerahkan tongkat komando dan bendera kesatuan kepada masing-masing panglima kodam (pangdam).
Enam kodam baru itu, yakni Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau dengan Pangdam Mayjen TNI Rionardo, Kodam XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Pangdam Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, dan Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur dengan Pangdam Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua.
Tiga kodam lainnya, yaitu Kodam XXVIII/Molku Kie Raha di Maluku Utara dengan Pangdam Mayjen TNI Nefra Firdaus, Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah dengan Pangdam Mayjen TNI Aminton Manurung, dan Kodam XXX/Rinambora di Nusa Tenggara Barat dengan Pangdam Mayjen TNI Edi Saputra.*