5 Kelurahan di Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru Tak Pernah Keluar dari Zona Merah dan Oranye
Wali Kota Pekanbaru Firdaus. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Lima kelurahan tak pernah keluar dari zona merah dan oranye di Kecamatan Bukit Raya. Penyebabnya diduga dari klaster rumah tangga dan rumah ibadah.
"Kami sudah membahas zona penyebaran Covid-19 di Kota Pekanbaru. Dari 84 kelurahan, ada 11 kelurahan yang fluktuasi penyebaran Covid-19 masih selalu berada di zona kuning, oranye, dan merah," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (18/3/2021).
Hasil evaluasi, dari 84 kelurahan itu, zona hijau sekitar 30 persen. Zona kuning 45 persen.
Zona merah 8 persen. Zona oranye 10 persen.
"Kami mencermati lebih dalam bahwa sebelas kelurahan selalu berada di zona oranye dan merah. Setelah dipertajam, ternyata lima kelurahan di antaranya berada di Kecamatan Bukit Raya," sebut Firdaus.
Dari 6 kelurahan di Kecamatan Bukit Raya, 5 kelurahan berada di zona bahaya yaitu zona merah dan oranye. Hasil evaluasi dari Camat Bukit Raya, hal itu diduga berasal dari klaster rumah tangga dan rumah ibadah.
"Tadi disampaikan camat Bukit Raya, masjid-masjid di 5 kelurahannya sangat minim dalam menerapkan protokol kesehatan. Tapi itu baru dugaan," ucap Firdaus.