Dari Transaksi BRILink di Perbatasan Pekanbaru, Rezeki Mengalir ke Karyawan Baru

15 Juni 2026
Adinda Pertiwi, karyawan Agen BRILink Amiinah di simpang Jalan Palembang, Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Kulim. Foto: Surya/Riau1.

Adinda Pertiwi, karyawan Agen BRILink Amiinah di simpang Jalan Palembang, Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Kulim. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Deru kendaraan terdengar silih berganti di jalanan di wilayah perbatasan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Debu beterbangan ke pinggir jalan setiap kali kendaraan melintas. 

Suasana di simpang Jalan Palembang, Kelurahan Sialang Rampai, tampak ramai oleh lalu lalang kendaraan. Di persimpangan tersebut terdapat Agen BRILink Amiinah.

Kantor Agen BRILink ini hanya berupa kios yang sederhana. Kios ini hanya dilapisi atap seng tanpa plafon.

Plang iklan sederhana berdiri di depan kios ini. Plang ini bertuliskan ATM Mini Agen BRILink Amiinah.

Agen BRILink tersebut memiliki posisi yang strategis di persimpangan jalan. Warga silih berganti datang untuk melakukan transaksi penarikan, mulai dari penarikan tunai hingga pengiriman uang ke rekening tujuan.

Seorang karyawan Agen BRILink tengah sibuk melayani warga yang bertransaksi. Karyawan tersebut bernama Adinda Pertiwi.

Adinda melayani berbagai transaksi di Agen BRILink tersebut setiap hari. Bahkan, ia tetap bekerja pada hari Minggu. Meski usianya masih muda, Adinda memilih bekerja untuk membantu menambah penghasilan kedua orang tuanya. 

Ia tinggal di Jalan Palembang, tidak jauh dari tempat bekerja. Di ujung Jalan Palembang ini telah berdiri sejumlah kompleks perumahan dalam beberapa tahun terakhir. 

Jarak tempuh dari Jalan Palembang menuju pusat Kota Pekanbaru sekitar 30 menit. Dengan menggunakan sepeda motor, berkecepatan rata-rata 60 kilometer per jam, Kecamatan Kulim tergolong jauh dari pusat kota.

Adinda menjelaskan berbagai transaksi yang dilakukan warga di Agen BRILink tempatnya bekerja. Hampir setiap 10 menit ada warga yang datang untuk bertransaksi.

"Rata-rata, baik hari biasa sama hari libur itu, paling sedikit ada 90 transaksi di sini," katanya.

Adinda telah bekerja di Agen BRILink Amiinah selama satu tahun terakhir. Gajinya tak tetap. Karena, pendapatannya berasal dari pembagian hasil transaksi yang diperoleh selama satu bulan.

"Gaji saya berbeda-beda setiap bulan. Tergantung jumlah transaksi," ungkapnya.

Gaji sebagai karyawan Agen BRILink cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat ini, ia masih tinggal bersama orang tuanya.

Wilayah perbatasan Kota Pekanbaru dengan kabupaten di sekitarnya menjadi tempat yang potensial bagi usaha Agen BRILink. Tak heran, sejumlah Agen BRILink didirikan saling berdekatan di Jalan Lintas Timur Sumatra ini.

"Kadang, ada orang yang datang dari jauh untuk bertransaksi. Namun, kebanyakan merupakan warga lokal," jelas Adinda.

Sementara itu, salah seorang pejabat BRI Regional 2 Pekanbaru mengungkapkan, Agen BRILink sebanyak 6.492 agen hingga kini. Pada agen ini tersebar di seluruh Pekanbaru.

Berdasarkan data secara nasional pada 2024, BRI memiliki 1.064.219 Agen BRILink yang tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah ini meningkat 43,65 persen dibandingkan 740.818 agen pada akhir 2023.

BRI juga telah memiliki ribuan Agen BRILink di Kota Pekanbaru. Namun, Agen BRILink paling banyak ditemukan di Kecamatan Kulim.

Kondisi ini sejalan dengan komitmen BRI untuk menjangkau nasabah hingga pelosok negeri. Kehadiran Agen BRILink telah banyak membantu masyarakat dalam mengakses layanan perbankan di wilayah pinggiran kota. 

Selain itu, keberadaan Agen BRILink telah membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat. Sehingga, para karyawannya dapat memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.