Kondisi retak pada tiap tiang penyangga gedung berlantai dua di SD Negeri 88 Pekanbaru. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Syafrian Tommy bersama Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar (SD) Sardius melakukan pemantauan langsung ke SD Negeri 88 Pekanbaru, Senin (21/4/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi lingkungan sekolah sekaligus melakukan monitoring terhadap sarana dan prasarana.
Kepala SD Negeri 88 Pekanbaru Anismar menjelaskan, dalam kunjungan tersebut pihak dinas memberikan sejumlah masukan. Pihak sekolah diminta menjaga kebersihan dan merawat fasilitas yang telah ada.
“Pemantauan ini bagian dari monitoring rutin. Dari dinas juga mengingatkan agar kebersihan lingkungan tetap dijaga dan fasilitas yang ada dirawat dengan baik,” katanya.
Namun demikian, Anismar juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan kondisi bangunan sekolah yang dinilai sudah cukup tua. Sejumlah bagian bangunan mengalami keretakan, termasuk pada tiang penyangga.
“Kami melihat kondisi bangunan sudah mulai menua, bahkan terdapat retakan pada beberapa bagian, termasuk tiang. Jika dibiarkan dalam waktu lama, dikhawatirkan dapat membahayakan karena berpotensi roboh,” ujarnya.
Pihak sekolah telah melaporkan kondisi tersebut kepada bagian sarana dan prasarana (sarpras) Disdik. Namun, kewenangan perbaikan sepenuhnya berada pada pihak dinas.
“Kami sudah menyampaikan laporan ke sarpras Disdik. Kami hanya bisa mengusulkan. Sedangkan pelaksanaan perbaikan bergantung pada kebijakan pimpinan,” ucap Anismar.
Keterbatasan anggaran sekolah menjadi kendala utama untuk melakukan perbaikan secara mandiri. Pihak sekolah hanya mampu mengecat dinding atau renovasi ringan.
“Dengan dana yang terbatas, tentu kami tidak memungkinkan untuk melakukan perbaikan besar. Karena itu, kami berharap ada tindak lanjut dari Disdik kondisi bangunan ini,” tutupnya.