Disdik Pekanbaru Potong 7 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Seluruh Pegawai dalam Semangat Gotong Royong

29 Mei 2026
Disdik Pekanbaru memotong tujuh sapi pada Hari Raya Iduladha tahun ini. Foto: Surya/Riau1.

Disdik Pekanbaru memotong tujuh sapi pada Hari Raya Iduladha tahun ini. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak tujuh ekor sapi pada Hari Raya Iduladha. Kegiatan tersebut digelar di halaman Kantor Disdik Kota Pekanbaru, Jalan Samsul Bahri, Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Binawidya, Jumat (29/5/2026) pagi.

“Tahun ini, Pemko Pekanbaru menyalurkan hewan kurban di sejumlah organisasi perangkat daerah. Untuk Disdik, ada tujuh ekor sapi yang dipotong pada hari tasyrik terakhir ini,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Pekanbaru, Alek Kurniawan, Selasa (29/5/2026).

Hewan kurban tersebut berasal dari para pegawai di lingkungan Disdik Kota Pekanbaru, mulai dari pejabat struktural, kepala sekolah, hingga pegawai lainnya. Nantinya, daging kurban diprioritaskan untuk pegawai Disdik yang berhak menerima, termasuk penjaga sekolah serta masyarakat di sekitar kantor dinas.

“Kurang lebih ada sekitar 49 orang penerima. Tentunya, kami mengutamakan pegawai yang berhak menerima sesuai syariat, termasuk penjaga sekolah dan masyarakat sekitar,” ujar Alek.

Pelaksanaan kurban tahun ini juga menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di lingkungan Disdik. Seluruh proses pemotongan hingga pendistribusian daging dilakukan langsung oleh pegawai tanpa melibatkan pihak luar.

“Mulai dari mengikat sapi, menyembelih, menguliti, memisahkan daging, hingga membagikannya dilakukan oleh pegawai Dinas Pendidikan sendiri. Inilah semangat gotong royong dan kebersamaan yang ingin kami bangun,” ucap Alek.

Kegiatan kurban juga menjadi bentuk kepedulian sosial dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu masyarakat kurang mampu. Tahun ini, jumlah hewan kurban mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Untuk tahun depan, Disdik menargetkan jumlah hewan kurban bisa meningkat hingga lebih dari 30 ekor sapi. Target tersebut akan diwujudkan melalui program tabungan kurban yang direncanakan mulai berjalan setelah tahun ajaran baru.

“Nanti, seluruh pejabat struktural dan kepala sekolah akan kami anjurkan mengikuti tabungan kurban. Misalnya, satu orang menyisihkan sekitar Rp280 ribu per bulan selama 10 bulan untuk satu ekor sapi senilai Rp2,8 juta. Dengan cara itu, mudah-mudahan tidak memberatkan dan jumlah hewan kurban tahun depan bisa lebih besar,” pungkasnya.