Ingin Warga Punya Rumah Layak, Pemko Pekanbaru Siapkan Subsidi DP dan Bunga Kredit

23 September 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru menyiapkan dukungan anggaran untuk membantu warga memiliki rumah layak dan terjangkau. Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui subsidi uang muka atau down payment (DP) hingga subsidi bunga kredit perumahan.

"Upaya ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program nasional pembangunan tiga juta rumah yang digagas pemerintah pusat," kata Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho usai menghadiri agenda penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara DPD Real Estate Indonesia (REI) Riau dan Bank Sumut di Hotel Premiere.

Pemko Pekanbaru telah menyiapkan anggaran untuk mendukung masyarakat yang ingin memiliki rumah pada tahun mendatang. Pemko Pekanbaru sudah membuat anggaran untuk memberikan subsidi, termasuk subsidi DP dan subsidi bunga kredit rumah pada tahun depan.

"Kami harapkan subsidi tersebut dapat meringankan beban warga dalam membeli rumah sekaligus membayar cicilan setiap bulan," ujar Agung.

Pemko Pekanbaru juga membuka peluang kerja sama dengan perbankan dalam skema pemberian subsidi bunga kredit. Dengan skema tersebut, pemko dapat menanggung sebagian margin atau bunga yang menjadi beban warga.

"Artinya, kami ingin warga bisa membeli rumah murah dan tidak memberatkan dalam membayar kredit setiap bulannya. Kalau nanti bekerja sama dengan bank, mungkin margin dari bank itu pemerintah yang akan membayarkannya," ucap Agung.

Selain membantu pembiayaan, Pemko Pekanbaru juga akan memperhatikan ketersediaan infrastruktur di kawasan perumahan. Pembangunan rumah harus diikuti dengan dukungan infrastruktur agar manfaat program benar-benar dirasakan warga.

"Saya menargetkan program tersebut dapat menjadi bagian dari upaya pemko dalam memastikan tidak ada lagi warga yang belum memiliki rumah," sebut Agung.

Pemko Pekanbaru masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah masyarakat yang membutuhkan rumah. Pendataan tersebut akan melibatkan camat dan lurah di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.

"Dari tahun kemarin sedang kita data semuanya. Memang program tiga juta rumah itu untuk seluruh Indonesia. Jadi, tidak mungkin tiga juta rumah dibangun di Pekanbaru karena penduduk Pekanbaru sekitar 1,2 juta jiwa," ungkap Agung.

Karena itu, jumlah rumah yang akan menjadi sasaran program di Pekanbaru akan disesuaikan dengan hasil pendataan di lapangan. Mudah-mudahan melalui pendataan camat dan lurah, warga tidak ada lag yang tidak punya rumah di Kota Pekanbaru.