Pekanbaru Bangkit dari Darurat Sampah, Wali Kota Tekankan Peran Warga

17 Februari 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Istimewa.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Pemilahan sampah sejak dini dari sumbernya sangat penting dalam pengelolaan lingkungan. Persoalan persampahan tidak hanya dapat dikendalikan tetapi juga dapat dicegah agar tidak berkembang menjadi bencana lingkungan.

“Jika sampah dipilah dari awal, maka sampah tidak akan menjadi masalah. Bahkan tidak berubah menjadi bencana," kata Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Selasa (17/2/2026).

Saat ini, di sejumlah kota besar, sampah justru berserakan di tengah kota. Bahkan, ada sampah yang dibuang hingga ke kantor wali kota.

Kota Pekanbaru pernah berada dalam kondisi darurat sampah. Namun, situasi tersebut kini berangsur membaik sejak dirinya bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar mulai memimpin.

“Dulu Pekanbaru pernah ditetapkan berstatus darurat sampah. Namun hari ini, sejak saya bersama Wakil Wali Kota menjabat, sampah tidak lagi berserakan. Ini merupakan capaian yang luar biasa,” ujar Agung.

Apresiasi disampaikan kepada seluruh jajaran Pemko Pekanbaru, mulai dari lurah, camat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), hingga Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah yang dinilai telah bekerja keras dalam menata pengelolaan sampah di daerah tersebut. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan aktif masyarakat.

“Terima kasih kepada lurah, camat, seluruh kepala OPD, dan Pj Sekda. Ini adalah hasil kerja keras kita bersama, tentu juga berkat dukungan masyarakat,” ucap Agung.

Meski demikian, persoalan sampah tidak akan pernah benar-benar selesai. Oleh karena itu, upaya penataan dan pengelolaan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Walaupun sampah tidak akan pernah habis, setidaknya saat ini kita telah berhasil menata pengelolaannya. Jika bukan kita yang menjaga lingkungan, lalu siapa lagi?” tutupnya.