Pemko Pekanbaru Bangun Taman Modern di Tepian Sungai Siak, Didanai CSR Swasta

7 April 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Istimewa.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru berencana membangun taman dengan desain modern di tepian Sungai Siak pada tahun ini. Pembangunan taman tersebut akan memanfaatkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) dari pihak swasta.

Lokasi taman direncanakan berada di bawah Jembatan Siak I, tepatnya di kawasan Simpang Jalan Nelayan-Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai. Taman yang akan dibangun memiliki luas sekitar satu hektare dan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Selasa (7/4/2026), menyampaikan, taman tersebut akan mengusung konsep Ruang Terbuka Hijau Biru (RTHB) yang terintegrasi dengan kawasan tepian sungai. Taman ini akan dibangun tahun ini menggunakan anggaran CSR.

"Konsepnya adalah taman kota di bawah Jembatan Siak I dengan nama Ruang Terbuka Hijau Biru,” katanya.

Taman tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas air mancur besar yang dipadukan dengan pencahayaan. Bahkan, air mancur tersebut direncanakan memiliki fitur musik sehingga menambah daya tarik estetika kawasan.

Saat ini, Pemko Pekanbaru bersama pihak swasta masih menyusun konsep kawasan tersebut agar tampil menarik dan representatif. Taman ini diharapkan dapat menjadi ikon baru Kota Pekanbaru.

“Jika dilihat secara kasatmata, nilai investasinya cukup besar, diperkirakan lebih dari Rp5 miliar. Nanti akan kami sampaikan secara rinci,” jelas Agung.

Lahan yang akan digunakan merupakan aset milik Pemko Pekanbaru. Saat ini, masih terdapat sejumlah bangunan milik warga di kawasan daerah aliran sungai (DAS) tersebut. Pemko tengah melakukan pendekatan persuasif kepada warga agar bersedia direlokasi ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang telah disiapkan.

“Kami akan mencarikan solusi terbaik dan mengomunikasikannya dengan pemilik bangunan. Sebagian warga bersedia pindah ke rusunawa. Arah pembangunan kota saat ini menghadap ke Sungai Siak, sehingga kawasan ini akan ditata menjadi lebih indah,” tutur Agung.

Pembangunan Kota Pekanbaru ke depan tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Melainkan, pembangunana Pekanbaru membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta.

"Saat ini, kami menggandeng perusahaan melalui program CSR untuk mendukung pembangunan fasilitas umum, seperti halte bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) hingga ruang terbuka hijau," ucap Agung.