Pemko Pekanbaru Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah bagi 1.173 Siswa Baru PAUD Kurang Mampu

4 Agustus 2026
Plt Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal. Foto: Surya/Riau1.

Plt Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru akan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 1.173 peserta didik baru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari keluarga kurang mampu pada tahun ini. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kebutuhan belajar siswa di jenjang pendidikan usia dini, baik di PAUD negeri maupun swasta.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru Abdul Jamal, Selasa (4/8/2026), mengatakan, bantuan tersebut ditargetkan mulai disalurkan paling lambat pada Oktober ini. Sasarannya sebanyak 1.173 siswa PAUD. 

"Bantuan yang diberikan berupa tas, krayon, dan buku gambar. Bantuan ini diperuntukkan bagi peserta didik baru PAUD negeri maupun swasta yang berasal dari keluarga kurang mampu," jelasnya.

Program tersebut merupakan bentuk komitmen Pemko Pekanbaru dalam mendukung akses pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya orang tua peserta didik. Diharapkan, bantuan perlengkapan sekolah itu dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu menunjang proses belajar anak sejak usia dini.

"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua sekaligus mendukung aktivitas belajar anak-anak di sekolah," ucap Jamal.

Selain memberikan bantuan kepada peserta didik PAUD, Pemko Pekanbaru juga mengalokasikan bantuan seragam sekolah bagi seluruh siswa baru di Sekolah Dasar (SD) Negeri dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri. Untuk jenjang SD Negeri, sebanyak 9.800 peserta didik baru akan menerima tiga stel seragam, yaitu seragam merah putih, seragam pramuka, dan baju olahraga.

Sementara itu, di jenjang SMP Negeri, sekitar 11.000 peserta didik baru juga akan memperoleh tiga stel seragam sekolah yang terdiri atas seragam merah putih, seragam pramuka, dan baju olahraga. Melalui berbagai program bantuan pendidikan tersebut, Pemko Pekanbaru berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan lebih nyaman tanpa terbebani oleh biaya perlengkapan sekolah.