Pertumbuhan Ekonomi Pekanbaru Ditopang Konsumsi Masyarakat, Belanja Pemerintah, dan Sektor Perdagangan
Kepala BPS Pekanbaru Guswandi. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekanbaru mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan sensus dengan memberikan data yang benar kepada petugas. BPS juga menjamin kerahasiaan seluruh informasi yang disampaikan warga.
Kepala BPS Kota Pekanbaru Guswandi, Minggu (12/7/2026), mengatakan, pihaknya mengusung tagline PIR dalam pelaksanaan sensus. PIR merupakan singkatan dari Prima, Isi, dan Rahasia.
"Petugas sensus kami adalah petugas yang prima. Masyarakat diharapkan mengisi data dengan sebenar-benarnya. Data yang diberikan dijamin kerahasiaannya oleh BPS," ujarnya.
Selain mengajak masyarakat menyukseskan sensus, BPS juga memaparkan faktor-faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru pada triwulan I tahun ini. Pertumbuhan ekonomi Pekanbaru terutama ditopang oleh meningkatnya konsumsi masyarakat dan belanja pemerintah. Kedua komponen tersebut menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
"Pada triwulan pertama, pertumbuhan ekonomi Pekanbaru digerakkan oleh konsumsi masyarakat dan belanja pemerintah," ungkap Guswandi.
Dari sisi lapangan usaha, terdapat tiga sektor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi, yakni perdagangan, industri pengolahan, dan konstruksi. Sektor perdagangan menjadi penyumbang terbesar, terutama melalui aktivitas usaha kuliner yang terus berkembang. Berbagai kegiatan yang digelar pemerintah, seperti Festival Kue Talam Ketan Durian sepanjang satu kilometer, dinilai turut mendorong peningkatan aktivitas perdagangan dan menarik minat masyarakat.
Kontributor terbesar berikutnya adalah sektor industri pengolahan. Industri pengolahan tidak hanya mencakup sektor manufaktur, tetapi juga pengolahan produk makanan dan minuman, termasuk produksi aneka kuliner yang berkembang di Pekanbaru.
"Sementara itu, sektor konstruksi menempati urutan ketiga sebagai penyumbang pertumbuhan ekonomi," sebut Guswandi.
Berbagai proyek pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang dilaksanakan Pemko Pekanbaru, seperti perbaikan jalan, turut memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi daerah. Belanja pemerintah yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi bukan hanya belanja operasional, melainkan juga mencakup belanja pembangunan, pemeliharaan infrastruktur, serta belanja pegawai yang beredar kembali di masyarakat melalui aktivitas ekonomi.
"Belanja pembangunan, perbaikan jalan, belanja pada berbagai sektor, hingga belanja pegawai pemerintah semuanya memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi karena mampu menggerakkan aktivitas masyarakat," jelas Guswandi.
Berbagai program pembangunan yang dilakukan pemerintah telah menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif. Kondisi tersebut membuat masyarakat lebih nyaman menjalankan usaha, terutama di sektor kuliner yang saat ini berkembang pesat di sejumlah kawasan Kota Pekanbaru, seperti Jalan Cut Nyak Dien dan lokasi lainnya.
"Berkembangnya sektor usaha tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru hingga mendekati delapan persen," pungkasnya.