Murid SD Negeri 123 Pekanbaru menanam bibit tanaman. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -SD Negeri 123 Pekanbaru menyatakan kesiapan mendukung penuh program Green City yang digagas Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penerapan program Green School yang menitikberatkan pada pendidikan lingkungan sejak usia dini.
Kepala SD Negeri 123 Pekanbaru Ratna Dewi, Rabu (27/5/2026), mengatakan, program Green School bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, bersih, dan berkelanjutan melalui berbagai kegiatan nyata, mulai dari penghijauan hingga pengelolaan sampah. Salah satu program unggulan yang dijalankan sekolah adalah gerakan “Satu Siswa Satu Polybag”. Dalam program tersebut, setiap peserta didik menanam dan merawat tanaman sayur di lingkungan sekolah hingga masa panen.
“Selain tanaman sayur, ada juga tanaman hias dan pohon buah. Program ini tidak hanya membuat lingkungan sekolah menjadi hijau, tetapi juga melatih tanggung jawab siswa,” ujarnya.
Selain penghijauan, sekolah juga mulai membiasakan peserta didik memilah sampah organik dan anorganik sejak dini. Langkah tersebut sejalan dengan gerakan pemilahan sampah dari sumber yang saat ini digalakkan Pemko Pekanbaru.
SD Negeri 123 Pekanbaru berencana membentuk bank sampah sederhana sebagai sarana edukasi pengelolaan sampah bagi siswa. Tak hanya memilah, sekolah juga mengolah sampah menjadi produk bernilai guna. Sampah organik seperti daun, ranting, dan sisa makanan bergizi gratis (MBG) diolah menjadi kompos dan pupuk cair untuk kebutuhan kebun sekolah.
Sementara itu, sampah anorganik dimanfaatkan menjadi berbagai kerajinan seperti pot tanaman, ecobrick, dan produk kreatif lainnya yang akan dipamerkan dalam kegiatan class meeting. Pendidikan lingkungan juga diintegrasikan ke dalam proyek kokurikuler dan kegiatan ekstrakurikuler.
Agar, peserta didik tidak hanya memahami teori, tetapi juga terbiasa menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Selain itu, sekolah turut memperkuat kampanye penghematan energi melalui penggunaan listrik dan air secara bijak di lingkungan sekolah.
“Kami ingin murid SD Negeri 123 tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademik. Tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan,” ucap Ratna.
Program Green City yang digagas Pemko Pekanbaru mendapat respons positif dari berbagai kalangan, termasuk dunia pendidikan. Sejumlah sekolah di Kota Pekanbaru mulai menerapkan konsep Green School sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya kota hijau.
SD Negeri 123 Pekanbaru berharap dapat menjadi salah satu sekolah percontohan dalam penerapan budaya peduli lingkungan di Kota Pekanbaru. Dengan semangat gotong royong, pihak sekolah juga mengajak orang tua siswa, masyarakat, dan komunitas sekitar untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi generasi mendatang.
“Mari bersama-sama mendukung. Dari lingkungan sekolah yang hijau, menuju Pekanbaru Green City yang lebih baik,” tutupnya.
