Empat Partai Baru dan Tiga Partai Lama Terancam Tidak Tembus Ambang Batas Parlemen

17 April 2019
Warga Pekanbaru sedang melihat daftar para caleg yang terpajang di salah satu TPS, Rabu (17/4/2019). Foto: Surya/Riau1.

Warga Pekanbaru sedang melihat daftar para caleg yang terpajang di salah satu TPS, Rabu (17/4/2019). Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Empat partai politik pendatang baru, Partai Berkarya dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Garuda terancam tidak dapat menembus ambang batas parlemen (Parliamentary Threshold/PT) sebesar empat persen. Hal ini berdasarkan hasil sementara hitung cepat Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada Rabu (17/4/2019).

Dilansir dari Antara, hasil sementara hitung cepat LSI setelah mendapatkan sampel sebanyak 87,55 persen suara pada pukul 20:45 WIB memperlihatkan Partai Berkarya hanya mengumpulkan 2,38 persen. PSI hanya berhasil meraih 2,35 persen suara.

Perindo hanya mampu mengumpulkan 2,95 persen. Partai Garuda meraih 1,00 persen suara.

Tiga partai lama juga diprediksi tidak lolos. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang hanya mengumpulkan 1,84 persen suara.

Partai Bulan Bintang (PBB) meraih 0,83 persen. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) mengumpulkan 0,39 persen suara.

Sementara sembilan Partai yang saat ini duduk di parlemen adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk sementara memimpin perolehan suara dengan raihan 20,18 persen suara.

Gerindra menduduki peringkat kedua dengan 12, 35 persen suara. Sedangkan peringkat ketiga ditempati oleh Golongan Karya (Golkar) dengan 12,20 persen suara.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berada di posisi keempat dengan 10,00 persen suara. Sementara itu, Partai Nasional Demokrat (NasDem) duduk di posisi kelima dengan 8,22 persen suara.

Posisi keenam ditempati oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 8,03 persen suara. Sedangkan Partai Demokrat menghuni posisi ketujuh dengan 6,68 persen suara.

Partai Amanat Nasional (PAN) berada di posisi kedelapan dengan 6,14 persen suara, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di posisi kesembilan dengan 4,30 persen suara.