Sindir Boikot Nasi Padang, TKD Jokowi-Amin Jatim: Kita Tetap Makan Sate Madura

12 Mei 2019
Ketua TKD Jokowi-Amin Jatim, Machfud Arifin

Ketua TKD Jokowi-Amin Jatim, Machfud Arifin

RIAU1.COM - Secara keseluruhan, hasil rekapitulasi perolehan suara Pilpres 2019 di Pulau Madura, pasangan Capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno unggul di tiga kabupaten.

Meski hanya unggul satu kabupaten di Madura, TKD Jokowi-Amin Jawa Timur (Jatim) mengaku tidak akan memboikot sate Madura yang merupakan kuliner khas Pulau Garam tersebut.

"Tidak masalah kita kalah di Madura, yang penting secara keseluruhan kita menang di Jatim. Dan, yang penting lagi, kita tetap makan sate Madura," kata Ketua TKD Jokowi-Amin Jatim, Machfud Arifin, dilansir Kompas.com, Ahad 12 Mei 2019.

Pernyataan Machfud Arifin itu menyindir gerakan pendukung petahana di dunia maya yang memboikot kuliner Nasi Padang karena Prabowo-Sandi menang telak di Sumatera Barat dalam Pilpres 2019.

Untuk di Madura, Prabowo-Sandi unggul di tiga kabupaten, yakni Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Sedangkan petahana hanya menang di Kabupaten Bangkalan.

"Justru kami mengucapkan terima kasih kepada warga Madura yang berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2019, khususnya kepada warga Jawa Timur," sebut Machfud Arifin.

Hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 KPU Jawa Timur, di Kabupaten Bangkalan, petahana meraup 440.129 suara atau sekitar 57,74 persen, sementara Prabowo-Sandi meraup 322.131 suara atau 42,26 persen.

Untuk Kabupaten Sampang, petahana kalah dengan perolehan 187.189 suara atau 24,70 persen, sementara Prabowo-Sandi menang telak dengan 570.597 suara atau 75,30 persen.

Sedangkan di Kabupaten Pamekasan, petahana kalah jauh dengan perolehan 102.931 suara atau hanya 16,22 persen, sementara Prabowo-Sandi menang telak dengan perolehan 531.561 suara atau sekitar 83,78 persen.

Di Kabupaten Sumenep, petahana hanya mendapatkan 242.305 suara atau 35,67 persen, dan Prabowo-Sandi berhasil memperoleh 436.931 suara atau 64,33 persen.