Rizal Ramli Sebut Ambang Batas Parlemen Penyebab Terjadinya Korupsi Politik Tanah Air

20 Juli 2020
Rizal Ramli (foto: Istimewa/internet)

Rizal Ramli (foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Ekonom dan politikus senior Indoneia, Rizal Ramli menyebutkan bahwa ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) menjadi salah satu penyebab tingginya angka korupsi di dunia politik Tanah Air.

Pernyataannya ini disampaikannya melalui akun media sosial Twitter @RamliRizal, Senin, 20 Juli 2020. Berkaca dari bupati Kutai Timur yang terkena OTT KPK berjamaah bersama istri.

 " Salah satu contoh dampak dari threshold, yg menjadi basis dari demokrasi kriminal," terangnya.

Alasannya karena ambang batas parlemen mengizinkan calon dipilih oleh para cukong yang bakal membiayai mereka. Barulah bakal calon dipilih oleh rakyat.

" Sehingga tidak aneh pemimpin-pemimpin hasil demokrasi kriminal, kecuali beberapa, tidak bekerja untuk rakyat dan kepentingan nasional, tapi demi status-quo cukong-cukong. Hasil dari demokrasi kriminal: Eksekutif, legistatif dan jufikatif semakin makmur, rakyat semakin sengsara. Mari kita rombak," tambahnya.

Sehingga dia menilai PT menjadi keran pemerasan agar para kandidat dapat mulus menjadi kandidiat calon bupati.

" Untuk jadi calon Bupati , 20-60 M; Gubernur 100-500M, Cappres 1-1,5 Trilliun. Kerugian Negara ratusan T, lihat kasus Kaltim. Inilah akar dari korupsi politik," tutupnya.