Manasik Haji Akbar di Pekanbaru
RIAU1.COM - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Provinsi Riau, Muliardi, menekankan pentingnya kesiapan spiritual bagi jemaah calon haji sebelum menunaikan rukun Islam kelima.
Ia menyebutkan, terdapat sejumlah bekal utama yang harus dipersiapkan agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan memperoleh predikat haji mabrur.
Hal tersebut disampaikan Kakanwil saat memberikan materi dalam kegiatan Manasik Haji Akbar yang digelar pada Minggu (5/4/2026) di Masjid Agung Al Firdaus, Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.
“Setidaknya ada beberapa bekal penting yang harus dipersiapkan oleh jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci sebagai fondasi dalam menjalankan ibadah haji,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bekal pertama adalah kemurnian niat. Niat yang tulus semata-mata karena Allah SWT menjadi landasan utama dalam berhaji, sehingga seluruh rangkaian ibadah terhindar dari tujuan duniawi seperti riya atau ingin dipuji.
Kedua, taubat nasuha. Jemaah diimbau untuk membersihkan diri dari dosa melalui taubat yang sungguh-sungguh, memperbaiki hubungan dengan sesama (hablum minannas), serta menyelesaikan hak dan kewajiban sebelum berangkat.
Ketiga, mendalami ilmu manasik haji. Pemahaman mengenai rukun, wajib, sunnah, serta larangan dalam ibadah haji dinilai penting agar jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah sesuai tuntunan syariat.
Keempat, tazkiyatun nafsi atau pembersihan jiwa. Jemaah perlu melatih kesabaran, keikhlasan, serta menjaga akhlak dengan menghindari sifat-sifat tercela seperti marah, sombong, dan egois.
Kelima, meningkatkan ibadah. Sebelum berangkat, jemaah dianjurkan memperbanyak amalan seperti salat, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta ibadah sunnah lainnya sebagai bekal spiritual.
Selain itu, Muliardi juga menekankan pentingnya tawakal kepada Allah SWT, yakni berserah diri setelah melakukan ikhtiar terbaik, baik dari segi fisik, mental, maupun administrasi.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jemaah calon haji memiliki kesiapan optimal, baik dari segi pengetahuan, mental, maupun spiritual, sehingga mampu melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan meraih predikat haji mabrur,"harapnya.
Kegiatan Manasik Haji Akbar ini diikuti sebanyak 1.367 jemaah calon haji musim keberangkatan 1447 H/2026 M. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bagian dari persiapan menuju Tanah Suci.