Ilustrasi/net
RIAU1.COM - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau menggelar program Gerakan Ekonomi Inklusif Lancar dan Gratis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta penyandang disabilitas dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau.
Kegiatan yang mengusung tema "Gerakan Ekonomi Inklusif Lancar dan Gratis" ini akan berlangsung pada 3-7 Agustus 2026 di Lobi Pusat Pelayanan Publik Provinsi (P4) DPMPTSP Provinsi Riau, Gedung Menara Lancang Kuning, Pekanbaru.
Kepala DPMPTSP Provinsi Riau, Vera Angelika OK, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendorong pelaku usaha naik kelas melalui kemudahan akses legalitas usaha dan kemitraan dengan investor.
"Sempena Hari Jadi Provinsi Riau ke-69, DPMPTSP akan melaksanakan kegiatan Gerakan Ekonomi Inklusif Lancar dan Gratis bagi UMKM dengan predikat naik kelas. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 3 sampai 7 Agustus 2026 di Pusat Pelayanan Publik Provinsi (P4) Kantor DPMPTSP," kata Vera, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut sejalan dengan tugas dan fungsi DPMPTSP dalam membangun kemitraan antara pelaku usaha besar atau investor dengan UMKM sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI Nomor 3 Tahun 2025.
"Hal ini sejalan dengan tugas dan fungsi DPMPTSP yang menggandeng pelaku usaha atau investor untuk bermitra dengan UMKM berdasarkan Permen Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI Nomor 3 Tahun 2025," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, DPMPTSP menggandeng sejumlah instansi, yakni BPOM, BPJPH, Halal Center, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau untuk memberikan berbagai layanan fasilitasi secara gratis.
Layanan yang diberikan meliputi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), fasilitasi Sertifikat Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dan izin edar, penerbitan sertifikat halal melalui skema self declare, pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) merek, pendampingan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi produk unggulan daerah, hingga pendaftaran perseroan perorangan.
DPMPTSP menargetkan sebanyak 3.000 UMKM mendapatkan manfaat dari program tersebut, khususnya untuk layanan penerbitan NIB dan sertifikat halal.
Selain mempercepat legalitas usaha, program yang dikemas dalam tajuk "Investasi Riau Bangkit" ini juga diharapkan membuka peluang kemitraan yang lebih luas antara dunia usaha dengan UMKM, sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal dan memperkuat ekosistem investasi yang inklusif di Provinsi Riau.
Pelaku usaha yang ingin mengikuti program ini dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran melalui QR Code yang tersedia pada poster resmi kegiatan maupun melalui kanal resmi DPMPTSP Provinsi Riau atau dapat mendownload file di link berikut https://drive.google.com/drive/folders/1OALjzbsoi_-pjNi5rnB5pSTtSnkU-pi_ .