Ilustrasi/net
RIAU1.COM - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Siak mencatat sebanyak 2.189 hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 berasal dari peternak lokal yang ada di Kabupaten Siak.
Sementara itu sisanya baru didatangkan dari luar daerah, tercatat sebanyak 4 ekor kerbau berasal dari dalam dan 55 ekor dari luar daerah. Sedangkan kambing atau domba dari dalam daerah sebanyak 581 ekor dan luar daerah 4 ekor.
Ini menunjukan bahwa, kesadaran dan kemampuan masyarakat untuk berkurban meningkat signifikan menjadi indikator kuat bahwa daya beli dan kondisi finansial warga di Kabupaten Siak sedang dalam performa terbaiknya.
Langkah tersebut juga dicontoh Bupati Siak Afni Zulkifli berkurban dengan membeli sapi lokal dari kecamatan Bungaraya, ini ia lakukan bentuk dukungan terhadap peternak lokal yang berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat di Kampung khususnya para peternak sapi.
“Saya mengajak kita semua hari raya kurban akan datang dapat membeli sapi kurban dari ternak lokal, dengan begitu kita membantu perekonomian para peternak dan berdampak langsung bagi masyarakat lokal,” ujar Afni, Jumat (29/5/2026).
Ia juga mengapresiasi tingginya antusias masyarakat Kabupaten Siak Idul Adha tahun ini berkurban. Ini menunjukan ekonomi masyarakat kampung dalam kondisi baik.
“Secara keseluruhan, hampir 3.000 hewan kurban disembelih di Kabupaten Siak pada Idul Adha tahun ini. Tentu ini diikuti daya beli masyarakat meningkat menandakan kemampuan ekonomi masyarakat berada dalam kondisi baik,” kata dia.
Afni berharap, pelaksanaan kurban kemarin, distribusi daging kurban bagi masyarakat yang membutuhkan semakin merata. Idul Adha 2026 tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga menjadi perayaan atas keberhasilan peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Siak.
“Kita berharap distribusi daging kurban dibagikan merata, tidak ada masyarakat yang tidak dapat jatah daging. Kita juga minta perusahan yang menyalurkan daging kurban merata di areal operasionalnya,” pintanya.*
