Polisi hanya Beri Nasihat pada Kelompok Pemuda Diduga Pungli di Jalur Sumbar-Riau

18 Agustus 2026
Kelompok pemuda yang diduga melakukan pungli di jalan lintas Sumbar-Riau

Kelompok pemuda yang diduga melakukan pungli di jalan lintas Sumbar-Riau

RIAU1.COM - Personel Polsek Pangkalan, Polres 50 Kota, menertibkan sejumlah pemuda yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengendara di sepanjang Jalan Lintas Sumbar-Riau, wilayah hukum Polsek Pangkalan, Ahad (16/8/2025) malam.

Patroli menggunakan kendaraan roda empat tersebut berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga 00.30 WIB. Kegiatan dipimpin Ka SPK ‘A’ Polsek Pangkalan Bripka Musteti Harjono, A.Md., bersama personel Unit Intelkam, Unit Reskrim dan Unit Lantas Polsek Pangkalan.

Patroli dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat yang viral di media sosial terkait aktivitas pungutan yang diduga menyebabkan kepadatan kendaraan di sejumlah titik Jalan Lintas Sumbar-Riau.

Petugas mendatangi sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas pungli, di antaranya Jalan Lintas Sumbar-Riau di batas provinsi, Jorong Pasar Buyuh, Nagari Tanjung Pauh. Di lokasi tersebut terdapat pekerjaan perbaikan rigid beton sepanjang sekitar 500 meter serta pekerjaan pemasangan box.

Petugas memberikan arahan kepada para pemuda yang membantu mengatur buka tutup arus lalu lintas agar tidak memaksa pengendara memberikan sumbangan sukarela. Mereka juga diminta tidak memperlambat laju kendaraan saat melakukan pengaturan arus.

Penertiban kemudian dilanjutkan ke Jorong Panang, Nagari Tanjung Balik, dan Jorong Pasar Manggilang, Nagari Manggilang. Di kedua lokasi tersebut, pekerjaan perbaikan jalan dan pemasangan box culvert telah selesai.

Petugas meminta para pemuda membubarkan diri serta mengamankan peralatan yang digunakan untuk meminta sumbangan. Para pemuda tersebut diketahui melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan jalan sekaligus meminta sumbangan sukarela kepada pengendara menggunakan ember maupun kardus.

Kapolsek Pangkalan mengatakan patroli dan penertiban tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas, terutama pada momentum libur nasional saat volume kendaraan di Jalan Lintas Sumbar-Riau meningkat.

Selain aktivitas pemuda yang meminta sumbangan, kepadatan arus lalu lintas juga dipengaruhi pekerjaan perbaikan jalan dan kondisi badan jalan yang mengharuskan pengendara memperlambat laju kendaraan.

Dengan patroli dan penertiban tersebut, polisi berharap tidak ada lagi aktivitas pungutan yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas maupun meresahkan masyarakat pengguna jalan.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 00.30 WIB. Selama pelaksanaan, situasi berlangsung aman, tertib dan terkendali.*