Sudah Masuk Darurat Bencana Ekologis, Begini Respon Danlanal Dumai Saat Tinjau Abrasi di Bantan
Sudah Masuk Darurat Bencana Ekologis, Begini Respon Danlanal Dumai Saat Tinjau Abrasi di Bantan
RIAU1.COM -Persoalan abrasi sangat menjadi perhatian serius Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai saat melaksanakan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis di Dusun Penurun, Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, Kabupaten bengkalis >Bengkalis, Selasa 15 September 2026.
Usai kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung Nugroho Kusumaji bersama rombongan meninjau langsung kondisi garis pantai yang berada tidak jauh dari lokasi kegiatan.
Dari peninjauan tersebut, Agung menilai abrasi di kawasan pesisir perlu mendapat perhatian serius karena tidak hanya menyangkut kerusakan garis pantai, tetapi juga berpotensi menjadi persoalan ekologis.
“Ini sudah darurat abrasi, bahkan bisa kita katakan sebagai bencana ekologis,” ujar Agung saat meninjau kawasan pesisir tersebut.
Menurutnya, TNI Angkatan Laut, khususnya Lanal Dumai, memiliki kepedulian terhadap berbagai ancaman yang dihadapi masyarakat di wilayah pesisir. Kehadiran TNI AL tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan laut, tetapi juga kepedulian terhadap kondisi lingkungan serta masyarakat pesisir.
“Angkatan Laut, khususnya Lanal Dumai, selalu peduli dan selalu hadir dalam upaya mengatasi berbagai ancaman tersebut, termasuk ancaman terhadap lingkungan dan wilayah pesisir,” katanya.
Agung mengatakan, upaya penanganan persoalan abrasi membutuhkan langkah nyata dan kolaborasi berbagai pihak. Salah satu upaya yang telah dilakukan Lanal Dumai adalah penanaman mangrove di kawasan Tanjung Lapin, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten bengkalis >Bengkalis.
“Seperti dua bulan yang lalu di Rupat Utara, tepatnya di Tanjung Lapin, kami mengadakan penanaman mangrove bersama unsur dari Bank Indonesia,” ungkapnya.
Penanaman mangrove tersebut, lanjut Agung, menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI AL dalam menjaga kawasan pesisir sekaligus mendorong upaya mitigasi terhadap ancaman abrasi.
Ia menegaskan, persoalan abrasi tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, TNI, lembaga terkait, dunia usaha maupun masyarakat agar upaya perlindungan kawasan pesisir dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Peninjauan abrasi ini dilakukan Lanal Dumai di sela kegiatan bakti sosial dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Angkatan Laut tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut, Lanal Dumai juga menyerahkan 105 paket sembako dan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat Dusun Penurun.
Kehadiran Danlanal Dumai di lokasi abrasi sekaligus memperlihatkan bahwa persoalan lingkungan pesisir menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian kegiatan sosial TNI AL di Kabupaten bengkalis >Bengkalis.
