Tak Beroperasinya Tiga SPPG di Wilayah Kecamatan Bengkalis, Berikut Tanggapan Korwil
Tak Beroperasinya Tiga SPPG di Wilayah Kecamatan Bengkalis, Berikut Tanggapan Korwil
RIAU1.COM -Koordinator wilayah (Korwil) Kecamatan Bengkalis, Gindo mengatakan bahwa tercatat ada tiga satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) diwilayah pengawasan tidak beroperasi dengan penyebab yang berbeda, Senin 2 November 2026.
Diutarakannya, ketiga SPPG yang tidak beroperasi diantaranya SPPG Pedekik, SPPG Kelapapati, dan SPPG Bengkalis Kota 1.
"SPPG pedekik sudah tidak beroperasi sejak 26 Oktober 2026. Hal ini disebabkan kendala teknis pada akses rekening operasional sehingga pihak SPPG belum bisa melakukan pencairan anggaran," ungkap Gindo.
"Hal Itu sudah dilaporkan dan insyaallah dalam waktu dekat ini dapurnya sudah bisa kembali berjalan,"kata Gindo.
Sementara, SPPG Kelapapati dan SPPG Bengkalis Kota 1 mulai tidak beroperasi pada Senin 2 November 2026. Menurut Gindo, kedua dapur tersebut masih harus melengkapi administrasi dalam rangka penertiban yang sedang dilakukan.
Lanjutnya, dengan persoalan tersebut sudah dilaporkan masing masing pihak SPPG. Ia berharap operasional dapur dapat kembali berjalan dalam waktu dekat.
Secara terpisah, soal berhentinya distribusi MBG juga dirasakan wali murid. Salah seorang wali murid SD Negeri 11 beralamat di Jalan Kelapapati Darat Bengkalis Muhammad mengaku anaknya tidak menerima makanan bergizi gratis pada hari tersebut.
"Saya tidak tahu apa penyebabnya, hanya yang saya tahu anak saya tidak mendapatkan MBG hari ini di SDN 11," ujarnya.
Tidak beroperasinya tiga dapur tersebut menjadi perhatian, terutama terkait kelanjutan distribusi MBG kepada para siswa yang selama ini menjadi penerima manfaat.
Belum diketahui apakah selama penghentian sementara kebutuhan makanan para penerima manfaat dialihkan ke SPPG lain atau untuk sementara tidak mendapatkan distribusi. Jumlah penerima manfaat yang terdampak dari tidak beroperasinya ketiga SPPG tersebut juga belum diketahui secara pasti.
Dalam hal ini, masyarakat tentu berharap persoalan menghambat operasional dapur dapat segera diselesaikan agar pendistribusian MBG diwilayah kecamatan Bengkalis kembali berjalan sebagaimana mestinya.