Benarkah Hand Sanitizer dan Tisu Antiseptik Lindungi Kita dari Virus dan Bakteri?

3 Februari 2020
Ilustrasi

Ilustrasi

RIAU1.COM - Ditengah merebaknya kasus virus corona, pakar kesehatan telah mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satunya yakni dengan mencuci tangan menggunakan sabun serta menggunakan masker secara benar.

Mencuci tangan adalah bentuk perlindungan diri terhadap segala jenis patogen, entah itu bakteri atau virus. Namun, jika kita tidak sedang berada di dekat tempat cuci tangan, dan hanya menggunakan hand sanitizer, apakah pembersih tangan ini tetap bisa melindungi dari virus secara umum?

Mengutip himedik, hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60 hingga 95 persen dapat membersihkan tangan jauh lebih baik daripada produk yang alkoholnya rendah atau tidak ada alkohol sama sekali, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Namun, CDC juga menekankan bahwa sabun dan air adalah cara terbaik melindungi tangan, karena hand sanitizer tidak menghilangkan semua jenis kuman.

Sedangkan tisu basah antiseptik, kata Dr Marimuthu, hanya dapat digunakan untuk membersihkan permukaan di lingkungan sekitar, permukaan meja misalnya, dan bukan untuk tangan.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Queen Mary University of London pun, dalam beberapa kasus tisu basah antiseptik justru dapat menyebarkan kuman daripada menghilangkannya.