Tidur Tanpa Bantal Bisa Kurangi Risiko Glaukoma

20 April 2026
Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

RIAU1.COM - Posisi tidur, termasuk penggunaan bantal, ternyata dapat memengaruhi kesehatan mata. Penelitian terbaru menunjukkan tidur tanpa bantal berpotensi membantu mengurangi risiko glaukoma, yakni penyakit mata yang dapat menyebabkan kerusakan saraf optik hingga kebutaan.

Studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Ophthalmology, seperti dilansir Republika dari Fox News, Senin (20/4/2026), menemukan tekanan mata pada pasien glaukoma lebih tinggi ketika tidur menggunakan dua bantal dibandingkan dengan posisi berbaring datar tanpa bantal. Selain itu, aliran darah ke mata juga dilaporkan menurun pada posisi dengan bantal tinggi.

Peneliti menduga kondisi tersebut terjadi karena posisi leher yang menekuk ke depan dapat menekan pembuluh darah, sehingga memengaruhi tekanan di area mata. Direktur medis Dreem Health, Dr William Lu, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, menilai temuan tersebut menarik dan penting.

Ia mengatakan bahwa posisi tidur yang sederhana sekalipun dapat memengaruhi tekanan intraokular, khususnya pada penderita glaukoma. Meski demikian, ia menegaskan bahwa penelitian ini masih bersifat awal dan bukan berarti penggunaan bantal sepenuhnya berbahaya. Menurutnya, kunci utama adalah menjaga keseimbangan dan menyesuaikan posisi tidur dengan kebutuhan masing-masing individu.

“Sebagian besar orang tidak perlu menghilangkan bantal, tetapi sebaiknya menghindari posisi ekstrem, seperti kepala yang terlalu tinggi atau leher yang menekuk tajam,” ujar Lu.

Ia menambahkan, tidur tanpa bantal dapat membantu menjaga posisi leher tetap netral, terutama bagi orang yang tidur telentang. Hal ini dapat mengurangi tekanan pada tulang belakang leher dan meningkatkan kenyamanan saat bangun tidur.

Namun, tidur tanpa bantal tidak disarankan bagi mereka yang tidur menyamping. Tanpa penopang, posisi leher dapat menurun dan berisiko menyebabkan ketegangan dalam jangka panjang.

Pendapat serupa disampaikan spesialis gangguan tidur, Dr Saema Tahir, yang menyebut bahwa cara meninggikan kepala saat tidur memang berpengaruh terhadap tekanan mata. Namun, penggunaan beberapa bantal sekaligus tidak selalu memberikan manfaat yang sama, bahkan bisa berdampak sebaliknya.

Ia juga mengingatkan bahwa bukti ilmiah terkait manfaat tidur tanpa bantal masih terbatas.

Para ahli menyarankan, khususnya bagi penderita glaukoma atau individu berisiko tinggi, untuk berkonsultasi dengan tenaga medis terkait posisi tidur yang tepat. Penyesuaian sederhana dalam kebiasaan tidur dinilai dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan secara keseluruhan.*