Ilustrasi/Net
RIAU1.COM - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., yang diwakili Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Dwi Budiyanto, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, bertempat di Ruang E-Bilik Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfops) Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (29/6/2026).
Rakor Pengendalian Inflasi Daerah tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, didampingi Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir, serta diikuti secara virtual oleh kepala daerah beserta jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Rakor membahas perkembangan inflasi nasional, kondisi Indeks Perkembangan Harga (IPH), serta langkah-langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) hingga 26 Juni 2026, Provinsi Riau mencatat kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar 0,01 persen, sementara secara nasional 30 provinsi mengalami kenaikan IPH dan 8 provinsi mengalami penurunan.
Komoditas yang paling banyak menyumbang kenaikan IPH di berbagai daerah antara lain bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit. Pemerintah daerah juga diminta memperkuat pengawasan terhadap harga dan ketersediaan komoditas strategis seperti bawang putih, minyak goreng, dan beras.
Selain membahas pengendalian inflasi, rakor juga diisi dengan sosialisasi kesiapsiagaan menghadapi dampak fenomena El Nino yang disampaikan Kepala BMKG, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D. Dalam paparannya dijelaskan pentingnya langkah antisipasi pemerintah daerah untuk menjaga ketahanan pangan, sektor pertanian, serta ketersediaan air bersih menghadapi potensi dampak El Nino.
Mewakili Bupati Indragiri Hilir, Dwi Budiyanto mengatakan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan terus memperkuat koordinasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga stabilitas harga dan mengantisipasi dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan pangan.
"Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dengan memperkuat sinergi antarinstansi, melakukan pemantauan harga secara berkala, serta mengantisipasi dampak El Nino agar stabilitas pangan dan inflasi daerah tetap terkendali," ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap berjalan lancar di seluruh wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.*