Bupati Kampar, Ahmad Yuzar
RIAU1.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar menggelar apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri yang dipimpin langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, dan diikuti oleh Pj Sekda Kampar, seluruh pejabat eselon, ASN serta PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, di halaman Kantor Bupati Kampar, Rabu (25/03).
Dalam arahannya, Bupati Kampar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah mengikuti apel perdana sebagai bentuk ketaatan terhadap aturan dan komitmen disiplin sebagai aparatur pemerintah.
“Atas nama pimpinan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah mengikuti apel pagi ini. Ini merupakan bentuk ketaatan kita terhadap aturan. Disiplin adalah kunci utama dalam mencapai tujuan organisasi,” ujarnya.
Bupati juga menekankan kepada seluruh pimpinan OPD agar memperhatikan dan mengawasi disiplin pegawai di lingkungan kerja masing-masing, terutama setelah libur panjang Idul Fitri, sehingga aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan optimal.
Masih dalam suasana bulan Syawal setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Bupati Kampar Ahmad Yuzar juga menyampaikan ucapan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh ASN dan masyarakat Kabupaten Kampar.
“Di awal bulan Syawal ini, atas nama pemerintah dan masyarakat kami bersama Wakil Bupati Kampar mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Kesalahan kepada Allah dapat dilakukan dengan taubat, namun kesalahan kepada sesama manusia hanya dapat diselesaikan dengan saling memaafkan,” ungkapnya.
Selanjutnya ia menegaskan bahwa seluruh ASN telah kembali memulai pekerjaan seperti biasa, sehingga seluruh pimpinan OPD diminta untuk mengawasi pekerjaan terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat.
Pelayanan kesehatan menjadi salah satu perhatian, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, termasuk rumah sakit, Puskesmas dan Pustu agar dapat bekerja sesuai jadwal serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Terkait kebijakan pemerintah pusat mengenai Work From Home (WFH), Bupati menyampaikan bahwa pelaksanaannya di Kabupaten Kampar dilakukan secara selektif, dengan pengawasan dan pelaporan yang jelas serta disesuaikan dengan tingkat urgensi pekerjaan dan pelayanan publik.
Selain itu, momentum bulan Syawal diharapkan menjadi ajang untuk mempererat persatuan, kebersamaan serta meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Dalam arahannya juga disampaikan bahwa sesuai aturan, tiga bulan setelah anggaran berjalan terdapat beberapa laporan yang wajib diselesaikan seperti LKPJ, LPPD, LHKPN serta laporan lainnya yang harus dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu.
Di sisi lain, Bupati juga mendorong agar pergerakan APBD segera dijalankan karena APBD merupakan salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Untuk itu OPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat diminta dapat bekerja secara penuh dan maksimal.*