Wabup Misharti Ingin Pengolahan Sampah jadi Listrik Ada di Kampar

13 Agustus 2026
Pembukaan Waste To Energy dan Indo Firex Expo

Pembukaan Waste To Energy dan Indo Firex Expo

RIAU1.COM - Wakil Bupati Kampar, Dr Misharti menghadiri acara pembukaan Waste To Energy dan Indo Firex Expo yang dikenal juga dengan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Jenderal Bina Adwil Kemendagri, Dr. Safrizal ZA, yang digelar di Hall B3 Jakarta International, Rabu (12/8), turut mandampingi Wabup Kampar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Refizal dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kampar, Yuricho Efril.

Teknologi pengolahan sampah yang mengubah limbah atau sampah yang tidak bisa didaur ulang menjadi bentuk energi yang berguna, seperti listrik, panas, atau bahan bakar. Di Indonesia, program ini sering dikenal sebagai PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik).

Wakil Bupati Kampar, Dr Misharti menyambut baik adanya transformasi kebijakan dan strategi pengelolaan sampah tersebut, dia berharap PSEL dapat juga dilaksanakan di Kabupaten Kampar, sehingga tidak ada lagi sampah yang bertumpuk dalam waktu yang lama di tempat pembuangan akhir sampah yang ada di Kabupaten Kampar, karena sudah bisa dikelola dengan baik.

"Saya menyambut baik adanya teknologi terbarukan ini, saya sangat berharap agar teknologi ini bisa diimplementasikan di Kabupaten Kampar, sehingga Indonesia ASRI bisa terwujud dengan telah terkelolanya sampah dengan baik," harap Misharti.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Adwil Kemendagri, Dr. Safrizal mengatakan bahwa program pengolahan sampah menjadi energi listrik berawal dari kekhawatiran akan semakin banyaknya sampah yang tidak terkelola dengan baik maka ada skema rencan program pengelolaan sampah ini.

"Untuk itu, saya berharap, kepala daerah dapat belajar dan diterapkan di daerahnya masing-masing. Waste to energy yang harus kita fokuskan, talk to implementation, kami menantikan kiprah bupati dan walikota semua , tantangan didepan terbuka peluang, mari kita wujudkan kota yang asri," harapnya.*