Sejarah Hari Ini: Pembentukan Gubernur Militer di Kalimantan Selatan

17 Mei 2020
Ilustrasi (foto: Istimewa/internet)

Ilustrasi (foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Agar Kalimantan Selatan diakui masuk dalam wilayah Indonesia, Sukarno menjadikan wilayah ini memiliki gubernur militer tepat hari ini tahun 1945.

Situasi saat itu cukup mencekam karena Kalsel saat itu dipenuhi oleh para pendukung dan tentara Belanda, dinukil dari tirto.id, Minggu, 17 Mei 2020.

Agar impiannya itu berjalan mulus, Sukarno mengangkat seorang bangsawan Banjar sekaligus kawan satu almamaternya, Pangeran Muhammad Noor yang didapok sebagai gubernur Kalsel.

Tugasnya dia saat itu terbilang berat. Pasalnya, tak hanya mencoba melawan, tentara Belanda melakukan kampanye pasifikasi dengan menangkapi pemuda-pemuda Republik.

Membuat pasukan pro-Republik di sekitar Kalimantan Selatan berulang kali eksis lalu dengan mudah tenggelam. Termasuk pasukan pemberontak yang berasal dari idenya.

Setelah perundingan Roem-Royen digelar, dia dan pejuang lain seperti Gusti Abdurahman alias Gusti Aman dan Pangeran Arya baru dapat mendirikan Pemerintah Militer Kalimantan Selatan.

Hasan Basry diangkat sebagai gubernur militer. Kepala Stafnya, Kolonel Aberani, lalu menjadi kepala Departemen Tatapraja. Urusan Umum dipegang Hasan Basry.