Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026

18 Februari 2026
Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

RIAU1.COM - Program Mudik Gratis BUMN 2026 kembali dibuka untuk masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa biaya alias gratis.

Program ini melibatkan puluhan badan usaha milik negara (BUMN) dan menyediakan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, kereta api, hingga kapal laut dengan kuota lebih dari 100 ribu pemudik.

Program tersebut diselenggarakan oleh Badan Pengaturan (BP) BUMN bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan dikoordinasikan oleh PT Jasa Raharja sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran arus mudik Lebaran.

"Melalui tema Mudik Aman, Berbagi Harapan, BUMN berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna bagi masyarakat," ujar Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata dalam keterangan resmi, Kamis (12/2) yang dimuat CNNIndonesia.com.

Cara daftar mudik gratis BUMN 2026

Masyarakat yang ingin mengikuti program Mudik Gratis BUMN 2026 dapat mendaftar melalui platform resmi masing-masing BUMN yang berpartisipasi dalam program tersebut. Calon peserta perlu memantau informasi pendaftaran melalui situs resmi maupun akun media sosial BUMN terkait.

Adapun pendaftaran dilakukan melalui aplikasi mudik yang disediakan masing-masing BUMN. Peserta diminta melengkapi data penumpang sesuai ketentuan, kemudian data akan diverifikasi sebelum peserta menerima konfirmasi untuk proses keberangkatan.

Selain itu, setiap pendaftar wajib menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai data utama untuk memastikan tidak terjadi pendaftaran ganda. Sistem data pemudik telah terintegrasi lintas BUMN dan Kementerian Perhubungan.

"Single data NIK menjadi syarat pendaftaran, sehingga tidak ada NIK ganda dan setiap pemudik hanya dapat terdaftar pada satu platform penyelenggara," ujar Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

Kuota dan moda transportasi

Program Mudik Gratis BUMN 2026 menyediakan berbagai pilihan moda transportasi dengan standar keselamatan yang telah disiapkan.

Secara keseluruhan, lebih dari 64 ribu pemudik akan diberangkatkan menggunakan sekitar 1.400 unit bus, hampir 33 ribu pemudik menggunakan 99 rangkaian kereta api, serta lebih dari 5.000 pemudik difasilitasi melalui 42 kapal laut.

Pemberangkatan moda bus direncanakan dilakukan pada 17 Maret 2026 dari Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Program ini juga melibatkan 96 BUMN beserta anak perusahaannya yang melayani berbagai rute ke sejumlah daerah di Indonesia.

Proses verifikasi dan keamanan perjalan
Setelah mendaftar, data peserta akan diverifikasi oleh penyelenggara. Peserta yang lolos verifikasi akan menerima pemberitahuan untuk melakukan check-in sesuai jadwal keberangkatan.

Menurut penyelenggara, aspek keselamatan menjadi prioritas dalam pelaksanaan program ini, termasuk kesiapan armada, kompetensi pengemudi, serta koordinasi lintas lembaga guna memastikan perjalanan mudik berjalan aman.*