15 Rumah Direhabilitasi Baznas Riau, Satu RLH Dibangun di Bencah Lesung Pekanbaru

26 Februari 2026
Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.

Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar menyampaikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau atas penyaluran bantuan zakat bagi masyarakat kurang mampu di Kota Pekanbaru. Bantuan tersebut mencakup 15 unit rehabilitasi rumah serta satu unit program Rumah Layak Huni (RLH) dengan nilai sebesar Rp75 juta di Kelurahan Bencah Lesung.

"Dana bantuan itu ditransfer langsung ke rekening penerima manfaat sebelum pembangunan dilaksanakan. Atas nama Pemko Pekanbaru, kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas Provinsi Riau yang telah mengalokasikan dana zakat bagi para mustahik di Pekanbaru. Tentu ini menjadi bentuk sinergi yang patut kita syukuri dan terus ditingkatkan,” kata Markarius usai peresmian RLH bagi warga Jalan Tenayan, Kelurahan Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (26/2/2026).

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Baznas sangat membantu dalam menuntaskan persoalan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya bagi warga yang masuk kategori mustahik. Pemko Pekanbaru berkomitmen memperkuat sinergi program bersama Baznas Provinsi Riau agar cakupan bantuan dapat meningkat pada tahun mendatang.

Norma, penerima bantuan RLH, Rosma, warga Jalan Tenayan, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Bantuan tersebut diajukan melalui pengurus masjid setempat.

“Senang sekali, sangat senang karena ada yang membantu. Saya sehari-hari tidak bekerja tetap. Suami sudah meninggal dunia. Kebutuhan hidup dibantu oleh anak perempuan saya,” ungkapnya haru.

Sementara itu, Lurah Bencah Lesung Alwis Septian menjelaskan untuk program Rumah Layak Huni dari Baznas Riau, baru satu unit yang terealisasi di wilayahnya, tepatnya di RT 03 RW 07 tahun ini. Program RLH berbeda dengan rehabilitasi rumah. 

"RLH merupakan pembangunan rumah dari awal, dimulai dengan pembongkaran bangunan lama hingga pembangunan kembali secara menyeluruh. Adapun program rehabilitasi hanya memperbaiki bagian rumah yang rusak," katanya.

Jika rehabilitasi, anggarannya sekitar Rp50 juta per unit dan langsung masuk ke rekening pemilik rumah. Tahun lalu, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Pekanbaru lebih memfokuskan pada renovasi 13 unit rumah warga miskin di kelurahan ini.

"Saya harap melalui berbagai program bantuan tersebut, tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Kelurahan Bencah Lesung. Kami juga menaruh harapan agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat dan kondisi ekonomi warga kian membaik," harap Alwis.