Hampir 91 Ribu Warga Pekanbaru Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis, Pemko Genjot Sosialisasi

1 Juli 2026
Pemeriksaan kesehatan gratis digelar Dinkes Pekanbaru. Foto: Surya/Riau1.

Pemeriksaan kesehatan gratis digelar Dinkes Pekanbaru. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru terus mengakselerasi capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan memperkuat sosialisasi dan koordinasi lintas sektor. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan program nasional tersebut.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Pekanbaru Dedy Sambudi, Rabu (1/7/2026), mengatakan, sebanyak 90.989 warga telah memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis di seluruh puskesmas hingga 21 Juni. Pihaknya terus berupaya mempercepat pelaksanaan program melalui penguatan koordinasi dengan berbagai pihak. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menjalin koordinasi dengan Dinkes Provinsi Riau untuk memperluas pelaksanaan program di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Riau serta sejumlah perguruan tinggi.

"Kami akan menggelar rapat koordinasi dengan Dinkes Provinsi Riau. Semoga tidak ada kendala berarti, hanya koordinasi yang perlu lebih ditingkatkan," ujarnya.

Selain memperluas cakupan pelaksanaan program, Dinkes Pekanbaru juga meminta seluruh kepala puskesmas meningkatkan capaian layanan CKG di wilayah kerja masing-masing. Upaya tersebut dilakukan dengan mengadopsi strategi yang telah diterapkan puskesmas-puskesmas yang dinilai berhasil mencapai target pelayanan.

"Sinergi antarpuskesmas menjadi salah satu kunci untuk mempercepat peningkatan cakupan program. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang dapat memperoleh manfaat pemeriksaan kesehatan secara gratis," ucap Dedy.

Program Cek Kesehatan Gratis merupakan program nasional yang bertujuan mendeteksi penyakit sejak dini. Melalui deteksi awal, penanganan dapat dilakukan lebih cepat. 

"Sehingga, program ini mampu mencegah penyakit berkembang menjadi lebih parah sekaligus mengurangi beban biaya pengobatan masyarakat. Kami berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan di puskesmas," pungkasnya.