Kepala Satpol PP Pekanbaru Pantau New Paragon Selama Penyegelan

15 Februari 2026
Kepala Satpol PP Pekanbaru Yuliarso. Foto: Surya/Riau1.

Kepala Satpol PP Pekanbaru Yuliarso. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru memastikan pengawasan ketat terhadap tempat hiburan malam New Paragon selama masa penyegelan masih berlaku. Langkah ini dilakukan guna menjamin bahwa lokasi tersebut tidak kembali beroperasi sebelum segel dicabut secara resmi oleh Pemko Pekanbaru.

Kepala Satpol PP Pekanbaru Yuliarso, Jumat (13/2/2026), menyampaikan, pengawasan dilakukan melalui patroli langsung serta pemantauan secara berkala oleh petugas di lapangan. Upaya ini sekaligus untuk menjaga ketertiban umum dan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa sanksi yang dijatuhkan benar-benar dijalankan.

“Kami akan melakukan patroli dan monitoring secara rutin. Kami juga mengimbau agar tidak ada penyebaran informasi hoaks terkait pencabutan segel,” katanya.

Apabila beredar informasi bahwa segel telah dicabut secara sepihak, masyarakat diminta untuk menyampaikan data dan informasi yang valid. Setiap pencabutan segel hanya dapat dilakukan melalui mekanisme resmi yang ditandai dengan surat pemberitahuan dari Pemko Pekanbaru.

Apabila ditemukan pelanggaran berupa operasional tempat usaha saat segel masih terpasang, Satpol PP tidak akan ragu mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan peraturan daerah. Bahkan, sanksi tersebut dapat berujung pada penghentian operasional secara permanen.

“Dalam peraturan daerah sudah diatur secara jelas sanksi yang dapat dijatuhkan, termasuk penghentian permanen apabila pelanggaran terus dilakukan,” jelas Yuliarso.

Meski demikian, penghentian sementara operasional New Paragon merupakan keputusan yang berat. Namun langkah tersebut harus diambil. Karena, proses penanganan pelanggaran telah berjalan dan sanksi yang diberikan dinilai paling tepat pada saat ini.

“Ini bukan keputusan yang mudah. Tetapi demi penegakan aturan dan kepentingan ketertiban umum, sanksi ini harus dijalankan,” tutup Yuliarso.