PB KAPDH Siapkan eKTA Digital untuk Ribuan Alumni Darel Hikmah

9 Mei 2026
Ketua Umum PB KAPDH Ridwan Sudiarto di Aula Bapelkes Riau, Pekanbaru, Minggu (9/5/2026). Foto: Surya/Riau1.

Ketua Umum PB KAPDH Ridwan Sudiarto di Aula Bapelkes Riau, Pekanbaru, Minggu (9/5/2026). Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pengurus Besar Keluarga Alumni Pondok Pesantren Darel Hikmah (PB KAPDH) bersiap meluncurkan kartu tanda anggota elektronik atau eKTA sebagai upaya memperkuat pendataan dan konektivitas antarsesama alumni. Program digital tersebut juga akan dilengkapi dengan aplikasi yang memuat berbagai layanan bagi alumni Pondok Pesantren Darel Hikmah.

Ketua Umum PB KAPDH Ridwan Sudiarto, Sabtu (9/5/2026), mengatakan, pengembangan eKTA sebenarnya telah dirintis sejak masa kepengurusan tahun 2016. Namun, program tersebut belum sempat diselesaikan. Karena, masa kepengurusan telah berakhir.

Kemudian, program itu kembali dilanjutkan pada periode kepengurusan tahun 2019. Akan tetapi, pandemi Covid-19 membuat aktivitas organisasi tidak berjalan optimal sehingga pengembangan eKTA kembali tertunda.

“Pada tahun ini, kami akan menyempurnakan kembali data-data lama dan meluncurkan eKTA bagi seluruh alumni,” ujar Ridwan.

Nantinya, eKTA tidak hanya berfungsi sebagai kartu identitas anggota alumni. Tetapi, eKTA juga dapat digunakan layaknya uang elektronik atau e-money. 

Selain itu, kartu tersebut akan terintegrasi dengan aplikasi digital yang dapat diakses oleh seluruh alumni yang telah terdata dalam sistem organisasi. Melalui aplikasi itu, alumni dapat mencari dan mengetahui jaringan profesi sesama alumni berdasarkan bidang pekerjaan masing-masing. Misalnya, alumni yang berprofesi sebagai dokter, guru, maupun pelaku usaha akan terdata dan dapat dicari dengan mudah melalui sistem aplikasi.

Aplikasi tersebut juga akan menyediakan layanan informasi lowongan pekerjaan dan pencarian tenaga kerja. Alumni yang membutuhkan pekerjaan dapat mendaftarkan diri. Sementara, alumni yang membutuhkan karyawan juga dapat membuka informasi rekrutmen melalui aplikasi yang sama.

“Semua kebutuhan alumni nantinya akan terhubung dalam satu aplikasi, baik untuk mencari pekerjaan maupun mencari tenaga kerja,” ujar Ridwan.

Keberadaan aplikasi itu diharapkan dapat memperkuat solidaritas, jaringan profesional, serta kolaborasi ekonomi antarsesama alumni Pondok Pesantren Darel Hikmah. Saat ini, jumlah alumni yang telah terdata di PB KAPDH berkisar antara 1.500 hingga 2.000 orang. 

Namun, secara keseluruhan jumlah alumni Pondok Pesantren Darel Hikmah diperkirakan mencapai puluhan ribu orang. Seluruh santri yang pernah menetap dan belajar di pondok pesantren dianggap sebagai bagian dari alumni, meskipun ada yang hanya menempuh pendidikan dalam waktu singkat.

“Data yang benar-benar konkret memang belum sepenuhnya kami dapatkan dari pondok pesantren. Namun, alumni yang aktif dalam organisasi saat ini rata-rata sekitar dua ribu orang. Alumni yang aktif tersebut berasal dari angkatan pertama hingga angkatan ke-30 Pondok Pesantren Darel Hikmah," ungkap Ridwan.