Tak Sekadar Janji, Wali Kota Kawal Langsung Perbaikan Jalan Rusak di Pekanbaru
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru terus melanjutkan program perbaikan jalan di berbagai wilayah. Puluhan kilometer jalan rusak ditargetkan diperbaiki secara bertahap guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat sepanjang tahun ini.
"Sejumlah ruas jalan sedang dalam proses perbaikan. Saya juga sudah turun langsung untuk meninjau pelaksanaannya di lapangan," kata Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Jumat (12/6/2026).
Beberapa ruas jalan yang sedang dikerjakan antara lain Jalan Beringin, Jalan Merak, dan Jalan Cendrawasih. Ia bersama jajaran terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi pekerjaan pada 11 Juni.
"Hal ini untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan. Selain memantau progres pekerjaan, saya juga berdialog dengan masyarakat setempat guna mendengar langsung berbagai keluhan dan kebutuhan warga terkait kondisi infrastruktur lingkungan mereka," ujar Agung.
Salah satu ruas jalan yang menjadi perhatian adalah Jalan Beringin bagian ujung. Meski berada di kawasan padat penduduk, kondisi jalan tersebut sebelumnya belum beraspal dan kerap menimbulkan kesulitan bagi warga yang melintas.
"Kami meninjau langsung Jalan Beringin bagian ujung. Kondisinya berada di kawasan padat penduduk, tetapi belum diaspal," ucap Agung.
Saat ini, jalan tersebut ditinggikan hingga sekitar 70 sentimeter untuk mengatasi berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan warga. Kondisi jalan yang rusak dan rendah sebelumnya sering menimbulkan kesulitan bagi masyarakat.
"Bahkan, warga pernah menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk protes terhadap kerusakan yang terjadi. Perbaikan yang dilakukan saat ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Karena dinilai mampu meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan lingkungan," sebut Agung.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur harus tetap dilakukan sesuai tahapan yang telah direncanakan. Setiap pekerjaan membutuhkan proses perencanaan dan penganggaran yang matang agar hasilnya optimal dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Pemerintah bukan tidak ingin mempercepat seluruh pekerjaan. Namun, setiap kegiatan harus melalui proses perencanaan dan penganggaran yang baik agar pelaksanaannya berjalan maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," tutur Agung.