Gubernur Riau Syamsuar. Foto: Zar/Riau1.
RIAU1.COM -Provinsi Riau yang turut memiliki wilayah kepulauan berupaya keras agar empat pulau terluar mereka tidak semakin terkikis akibat abrasi. Salah satu dari empat pulau tersebut kini telah rusak parah.
Pulau itu bernama Rangsang berada di Kabupaten Kepulauan Meranti dengan kerusakan mencapai 1 km (6,6 meter sampai 8,9 meter per tahun). Kemudian menyusul Pulau Batu Mandi, Pulau Rupat, dan Pulau Bengkalis yang ditakutkan akan mengurangi batas negara dengan Selat Malaka, Malaysia dan Singapura.
Gubernur Riau Syuamsuar mengatakan langkah nyata yang sudah mereka lakukan adalah berkoordinasi dengan Kemenko Bidang Kemaritiman. Harapannya untuk mendapatkan masukan dari para akademisi dan pemangku kepentingan dari Kementerian dan Lembaga demi langkah perbaikan.
"Kita sudah membahas ini dan akan dilanjutkan dengan pertemuan antar lintas Menteri yang akan dikoordinir oleh Menko Maritim," jelasnya, Sabtu (30/5/2019).
Selain mempertahankan tapal batas akibat abrasi dengan negara tetangga, langkah ini merupakan salah satu bagian dari rencana aksi mereka untuk meningkatkan ekonomi warga.
"Pertemuan itu juga sekaligus menjadi langkah rencana aksi antar lintas Kementerian bersama Pemprov dengan Kabupaten terkait untuk pemberdayaan ekonomi mayarakatnya," jelasnya.
Selain itu langkah ini turut mendukung upaya pemerintah untuk mengklaim landas kontinen seluas 196.568,9 km di luar perairan utara Papua ke PBB.
Penulis: Azhar