Gubernur Riau, Syamsuar di acara ISICIM
RIAU1.COM - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menghadiri opening ceremony symposium yang ditaja oleh Indonesia Society of Intensive Care Medicine (ISICIM) di Pekanbaru akhir pekan ini.
"Sejak tahun 2019 lalu, Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau telah mengupayakan percepatan perluasan cakupan jaminan kesehatan semesta atau universal health coverage (UHC) dengan budget sharing 55 persen provinsi, 45 persen kabupaten/kota," kata Syamsuar dalam kesempatan tersebut.
Gubri menargetkan pada 2024 tercapai 98 persen. Sehingga, Provinsi Riau dapat mencapai jaminan kesehatan semesta.
"Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran kabupaten/kota yang telah mencapai program UHC, diantaranya Pelalawan, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Dumai, Kuatan Singingi, Indragiri Hulu, dan Pekanbaru," ujarnya.
Dikatakan Gubri, pihaknya terus mengupayakan kepada kabupaten/kota yang belum mencapai UHC agar memprioritaskan pada program jaminan kesehatan semesta.
"Sehingga dapat dipastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau," imbuhnya.
Sambung dia, program kesehatan di Riau telah membaik. Hal tersebut ditandai dengan tiga rumah sakit milik Pemprov Riau yang telah terakreditasi dengan tingkat paripurna.
Adapun rumah sakit tersebut, rumah sakit umum daerah (RSUD) Arifin Achmad, RSUD petala bumi, dan ruma sakit jiwa tampan.
"Untuk itu izinkanlah kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingginya kepada segenap jajaran praktisi kesehatan. Mereka telah bahu membahu berjuang tanpa mengenal lelah disemua lini dalam dalam melakukan pembangunan kesehatan, serta mewujudkan Provinsi Riau dan Indonesia semakin sehat dan tumbuh menjadi bangsa yang besar dan kuat," paparnya.*