Pemkab Rohil Peringati Hari Otonomi Daerah

4 Mei 2026
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2026 di Rokan Hilir

Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2026 di Rokan Hilir

RIAU1.COM - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2026 yang dipusatkan di Taman Budaya Batu Enam, Bagansiapiapi, Senin (4/5/2026). 

Mengusung tema "Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita", peringatan tahun ini menjadi momentum penguatan kemandirian daerah dalam mendukung visi pembangunan nasional. 

Dalam amanatnya, bupati H. Bistamam menyampaikan bahwa tema tahun ini mengandung makna mendalam tentang kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal.

"Sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci utama keberhasilan pembangunan nasional. Otonomi daerah harus kita maknai sebagai sarana mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata," ujar Bupati. 

Lebih lanjut, Bupati menjabarkan lima langkah strategis dalam mewujudkan sinergi tersebut, yakni integritas perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil melalui inovasi daerah, penguatan kolaborasi antardaerah, optimalisasi layanan dasar, serta penguatan ketahanan daerah dalam melaksanakan kebijakan nasional. 

Fokus pada Kualitas Pendidikan dan SDM Unggul Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, Bupati H. Bistamam juga menekankan pentingnya sektor pendidikan sebagai pilar utama membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, kuat, dan tangguh. 

"Pendidikan adalah usaha bersama untuk menjadikan Indonesia negara maju dan bermartabat. Pemerintah daerah kini menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) melalui lima kebijakan strategis," jelasnya. 

Kebijakan tersebut meliputi revitalisasi satuan pendidikan, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penciptaan lingkungan sekolah yang aman (fisik, sosial, dan spiritual), penguatan gerakan literasi dan numerasi berbasis STEM, serta penyediaan akses pendidikan yang luas, murah, dan fleksibel bagi seluruh lapisan masyarakat.*