Jalan di Talu Pasbar Sudah Bisa Dilalui Usai Tertimbun Longsor

8 November 2026
Akses Jalan yang Tertutup Longsor

Akses Jalan yang Tertutup Longsor

RIAU1.COM - Sempat tertimbung longsor, Ahad (8/11) jalan lintas provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di kawasan Polongan Anam, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) sudah bisa dilalui.

Jalan tersebut lumpuh total akibat longsor Sabtu (7/11) sekitar pukul 17.30 WIB. Material tanah, kayu dan bebatuan menutupi seluruh badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

"Longsor terjadi di ruas jalan penghubung Simpang Empat–Talu Akibatnya, arus lalu lintas dari kedua arah terputus. Kendaraan yang hendak melintas terpaksa berhenti dan berbalik arah karena akses jalan tertutup sepenuhnya, " Kata Pemuda setempat, Elwa, Ahad (8/11) yang dimuat Hariansinggalang.

Longsor diduga dipicu aktivitas pelebaran jalan yang masih berlangsung di kawasan tersebut. Kondisi tanah yang labil akibat penggalian dan penimbunan material, ditambah curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, diduga menyebabkan pergeseran tanah hingga menimbun badan jalan.

Kondisi semakin mengkhawatirkan karena hujan masih turun dan berpotensi memicu longsor susulan akibat dilakukannya pelebaran badan jalan. Ia berharap penanganan segera dilakukan mengingat jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat.

Pantauan di lokasi menunjukkan material tanah, kayu dan bebatuan menutupi seluruh badan jalan. Antrean kendaraan terlihat di kedua sisi lokasi longsor. Sejumlah pengendara terpaksa menunggu atau mencari jalur alternatif untuk melanjutkan perjalanan.

Aparat TNI dan Polri bersama masyarakat setempat turut berada di lokasi untuk memantau situasi dan mengamankan kawasan terdampak. Hadir di antaranya Danramil 03 Talu Sayutis, serta Kapolsek Talamau.

Sementara itu, pihak pelaksana kegiatan telah mengerahkan pekerja dan alat berat untuk membersihkan material longsor. Proses pembersihan dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan karena kondisi tanah masih labil dan berpotensi mengalami longsor susulan.

Pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari, serta tidak mendekati atau berhenti di sekitar titik longsor. Pengendara juga diminta mematuhi arahan petugas TNI-Polri dan mengikuti petunjuk pihak pelaksana kegiatan demi menghindari risiko kecelakaan.

Masyarakat berharap penanganan segera dituntaskan agar jalur utama penghubung Simpang Empat–Talu kembali normal. Selain itu, pihak terkait diminta mengevaluasi kondisi tanah, memasang rambu peringatan dan pembatas jalan, serta menempatkan petugas selama pekerjaan berlangsung.

"Alhamdulillah, pagi ini, Minggu (8/11) jalan telah dapat di lalui, namun masyarakat pengguna jalan diharapkan selalu waspada, terutama pada kondisi hujan, karena perbaikan badan jalan juga masih terus berlangsung, " tutur dia.*