Generasi Teknokrat Maritim, Danlanal Dumai Bekali Mahasiswa Taruna Poltek KP

13 Agustus 2026
Generasi Teknokrat Maritim, Danlanal Dumai Bekali Mahasiswa Taruna Poltek KP

Generasi Teknokrat Maritim, Danlanal Dumai Bekali Mahasiswa Taruna Poltek KP

RIAU1.COM -Semangat membangun generasi muda dan berkarakter berwawasan kebangsaan, memiliki kesadaran kuat terhadap potensi maritim Indonesia menjadi pesan utama yang disampaikan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai Kolonel Laut (P) Agung N Kusumaji.

Penyampaian Danlanal Dumai tersebut ketika dia menghadiri penutupan kegiatan masa dasar pembentukan karakter (Madatukar) angkatan X Tahun Akademik 2026/2027, dilapangan apel politeknik kelautan dan perikanan (Poltek KP) Dumai, Jalan TPI, kelurahan pangkalan Sesai, Dumai Barat, Rabu 12 Agustus 2026.

Pada kesempatan itu, Danlanal Dumai turut memberikan kuliah umum kepada para taruna Poltek KP Dumai dengan mengusung tema "Wawasan Kebangsaan dan Jiwa Bahari, Peran Taruna KKP Menuju Indonesia Emas.”

Di hadapan para taruna yang baru, Kolonel Laut (P) Agung N Kusumaji menyampaikan menyelesaikan tahapan pembentukan karakter, pendidikan kemaritiman tidak semata-mata membentuk generasi yang memiliki kompetensi teknis di bidang kelautan dan perikanan.

"Lebih dari itu, pendidikan tersebut harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, kecintaan terhadap tanah air, serta kesadaran bahwa masa depan Indonesia sangat erat kaitannya dengan laut,"ungkap Kolonel Laut (P) Agung N Kusumaji.

Menurutnya, wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri, jati diri, dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan wilayah nasional, termasuk wilayah maritim, dan tetap menghargai keberagaman sebagai kekuatan bangsa.

“Indonesia adalah bangsa yang lahir dan tumbuh sebagai bangsa kepulauan,"ujarnya.

"Laut bukanlah pemisah, tetapi justru menjadi ruang yang menyatukan seluruh pulau, masyarakat, budaya, dan potensi bangsa. Karena itu, generasi muda harus memiliki cara pandang maritim dalam melihat masa depan Indonesia,”sambung Danlanal Dumai.

Lebih lanjut, Kolonel Laut (P) Agung juga mengajak para taruna untuk memahami kembali nilai strategis laut dalam perjalanan sejarah Indonesia. Dari semangat itulah tercermin dalam deklarasi Djuanda, yang menegaskan bahwa laut di antara, di sekitar, yang menghubungkan pulau pulau Indonesia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Dengan perspektif tersebut, laut tidak boleh hanya dipandang sebagai sumber daya ekonomi, tetapi juga sebagai ruang hidup, jalur konektivitas, wilayah pertahanan, sekaligus bagian penting dari identitas bangsa," ungkapnya.

Disamping itu, Indonesia memiliki modal besar untuk mewujudkan cita-cita sebagai poros Maritim Dunia. Posisi geografis yang strategis, kekayaan sumber daya kelautan, serta luasnya wilayah perairan menjadi peluang besar yang harus dikelola oleh generasi penerus secara bertanggung jawab.

Pembahasan mengenai peran strategis taruna Poltek KP, Danlanal Dumai juga menekankan bahwa pentingnya pembangunan karakter sebagai fondasi utama sebelum seseorang mengemban tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat.

"Karakter seorang insan maritim harus dibangun melalui disiplin, ketangguhan, kejujuran, integritas, tanggung jawab, serta loyalitas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,"ucap Danlanal menegaskan.

"Taruna Poltek KP  Dumai adalah bagian dari generasi yang akan menentukan wajah Indonesia di masa depan. Diharapkan menjadi generasi yang tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter, integritas dan jiwa bahari,"tegasnya.

"Melalui kegiatan MADATUKAR Angkatan X TA. 2026/2027 tersebut, diharapkan terbentuk generasi muda yang memiliki fondasi karakter sangat kuat, nasionalisme tinggi, pemahaman yang utuh mengenai pentingnya laut bagi masa depan bangsa," pungkas Danlanal.