Terjadi Karhutla di Parit Jamrah Batang Tuaka Inhil

11 Maret 2026
Karhutla di Parit Jamrah Inhil

Karhutla di Parit Jamrah Inhil

RIAU1.COM - Ketika sebagian besar masyarakat tengah bersiap menanti kumandang adzan Maghrib untuk berbuka puasa di hari ke-11 Ramadan 1447 H, panggilan kemanusiaan justru datang dari lahan gambut. Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dilaporkan melalap kawasan Parit Jamrah, Kecamatan Batang Tuaka, Rabu (11/03) sore.

Merespons cepat laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) langsung bergerak membelah jalanan menuju lokasi. Tanpa mempedulikan rasa dahaga dan lelah di penghujung hari puasa, para "Pejuang Api" ini meluncur dengan satu misi: memastikan api tidak meluas dan merugikan masyarakat lebih jauh.

Kalaksa BPBD Inhil, R. Arliansah, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ari Syuria, mengonfirmasi bahwa pengerahan personel dilakukan sesaat setelah titik api terdeteksi.

"Benar, sore ini tim kami langsung meluncur ke lokasi di Parit Jamrah. Meskipun saat ini sedang menjalankan ibadah puasa dan mendekati waktu berbuka, dedikasi anggota di lapangan tidak surut sedikit pun. Bagi TRC, keselamatan lingkungan dan masyarakat adalah prioritas utama," tegas Ari Syuria.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemadaman intensif. Medan yang menantang dan cuaca yang cukup terik menjadi ujian tersendiri. Namun, semangat juang tim di bawah komando Ari Syuria menunjukkan profesionalisme tinggi. Beberapa anggota bahkan terpaksa membatalkan puasa seadanya di sela-sela kepulan asap demi terus mengendalikan arah api.

"Kami berupaya melakukan lokalisir agar api tidak merambat ke area perkebunan warga. Sinergi dan kecepatan adalah kunci utama dalam penanganan Karhutla seperti ini," tambah Ari.

BPBD Inhil mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah rawan, untuk tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan dengan sengaja, mengingat kondisi cuaca yang mulai memasuki musim kering.*