Ilustrasi/Net
RIAU1.COM - Melaksanakan ibadah haji merupakan impian bagi setiap Muslim di seluruh dunia. Namun, perjalanan menuju Tanah Suci ini memerlukan kesiapan finansial yang tidak sedikit, terutama karena adanya perbedaan kebijakan tiap negara terkait subsidi, fasilitas akomodasi, dan biaya transportasi udara.
Di tengah fluktuasi ekonomi global pada tahun 2026, biaya haji di beberapa negara mencatatkan angka yang cukup fantastis, jauh melampaui rata-rata biaya di wilayah Asia Tenggara. Berdasarkan data kementerian urusan agama masing-masing negara, berikut adalah lima negara dengan biaya haji termahal:
5. Swiss
Negara di Eropa Tengah ini memiliki biaya haji yang sangat tinggi akibat standar hidup yang tinggi dan nilai tukar mata uang yang kuat. Jemaah asal Swiss biasanya membayar sekitar USD15.000 (sekitar Rp240 juta) untuk paket standar. Biaya ini dipengaruhi oleh tingginya biaya operasional agen perjalanan lokal serta standar akomodasi premium yang diwajibkan untuk menjamin kenyamanan jemaah.
4. Inggris
Mirip dengan Amerika Serikat, Inggris tidak memberikan subsidi untuk keberangkatan haji warganya. Karena sistemnya murni berbasis pasar swasta, jemaah harus membayar harga penuh untuk tiket pesawat, hotel, dan katering. Pada tahun 2026, biaya rata-rata haji di Inggris mencapai £8.000 hingga £11.000 (sekitar Rp165 juta hingga Rp225 juta).
3. Amerika Serikat
Jemaah Muslim di Amerika Serikat menghadapi tantangan biaya penerbangan lintas benua yang sangat tinggi. Sejak transisi sistem pendaftaran ke platform digital terpusat (Nusuk) yang dikelola Pemerintah Arab Saudi, biaya haji bagi warga AS berada di kisaran $USD2.000 hingga USD20.000 (sekitar Rp192 juta hingga Rp320 juta). Biaya ini belum termasuk asuransi kesehatan internasional dan visa.
2. Qatar
Sebagai salah satu negara dengan pendapatan per kapita tertinggi, Qatar menetapkan biaya haji yang mencakup fasilitas transportasi eksklusif serta tenda VIP di Arafah dan Mina. Jemaah haji asal Qatar umumnya harus mengeluarkan dana mulai dari USD10.000 (sekitar Rp160 juta) ke atas. Terbatasnya kuota jemaah dari Qatar juga menjadi faktor pendorong tingginya harga paket di sana.
1. Uni Emirat Arab (UEA)
Meski secara geografis memiliki kedekatan wilayah dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab secara konsisten menempati urutan teratas sebagai negara dengan biaya haji paling mahal. Hal ini disebabkan oleh standar pelayanan yang sangat tinggi.
Sebagian besar biro perjalanan di UEA menawarkan paket hotel bintang lima yang berada tepat di depan Masjidilharam dan Masjid Nabawi. Rata-rata biaya haji di UEA berkisar antara USD10.000 hingga USD15.000 (sekitar Rp160 juta hingga Rp240 juta) per jemaah.*