Israel Serang Tenda Pengungsian di Gaza, 11 Orang Syahid

16 Februari 2026
Tenda Pengungsian di Gaza

Tenda Pengungsian di Gaza

RIAU1.COM - Serangan Israel menghantam tenda-tenda di kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara pada Minggu (15/2). Menurut laporan Al Jazeera yang dimuat Kumparan, serangan itu menewaskan 5 orang pengungsi. 

Selain itu, Israel juga menggempur sebelah barat Khan Younis di bagian selatan Jalur Gaza. Akibatnya 5 orang dilaporkan tewas. 

Serangan berikutnya terjadi di lingkungan Tal al-Hawa di timur Kota Gaza yang menewaskan Sami al-Dahdouh, seorang komandan sayap bersenjata Jihad Islam Palestina (PIJ). 

Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengecam serangan Israel tersebut sebagai “pembantaian baru” dan “eskalasi kriminal”.

Ia mengatakan serangan itu merupakan “upaya jelas untuk memaksakan kenyataan berdarah di lapangan dan mengirim pesan bahwa semua upaya serta pihak yang berupaya mewujudkan ketenangan di Gaza tidak berarti, serta bahwa pendudukan terus melanjutkan agresinya meskipun semua pihak berbicara tentang pentingnya mematuhi perjanjian gencatan senjata”.

Serangan Israel telah menewaskan lebih dari 600 warga Palestina dan melukai lebih dari 1.600 lainnya sejak gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dan Qatar antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada 10 Oktober, sebagai bagian dari rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang genosida Israel selama dua tahun terhadap warga Palestina di Gaza.

Israel telah melanggar gencatan senjata sedikitnya 1.620 kali sejak 10 Oktober 2025 hingga 10 Februari 2026, menurut laporan Kantor Media Pemerintah di Gaza. Israel juga menuduh Hamas melanggar perjanjian tersebut dan menyebut empat tentaranya telah tewas.

Serangan terbaru ini terjadi ketika Trump mengumumkan bahwa pertemuan pertama “Dewan Perdamaian” yang baru dibentuknya akan berlangsung pada Kamis di Washington, DC.*