Penculikan Jamaah Sholat Jumat di Nigeria
RIAU1.COM - Puluhan orang jamaah diculik saat menunaikan sholat Jumat di sebuah masjid di negara bagian Niger, kawasan tengah Nigeria, oleh kelompok bersenjata tak dikenal. Kepolisian setempat mengonfirmasi insiden penyerangan tersebut pada Sabtu (22/8/2026).
Juru bicara Kepolisian Niger, Wasiu Abiodun, menyampaikan bahwa sejumlah warga diculik dalam serangan yang terjadi di Desa Dekara, Wilayah Pemerintah Daerah Borgu. Para pelaku mengepung Masjid Kpenya sekitar pukul 14.00 waktu setempat, lalu menggiring para jemaah yang sedang beribadah menuju kawasan hutan.
"Warga diculik saat sedang menunaikan shalat. Orang-orang jahat itu datang, mengepung masjid, dan membawa mereka pergi," ujar Ketua Dewan Wilayah Borgu, Abdullahi Mohammed Nasir seperti dilansir Republika dari laman Sky News.
Nasir menambahkan, sedikitnya 60 orang diculik dan sejumlah warga lainnya mengalami luka tembak saat berusaha menyelamatkan diri. Sementara itu, tokoh pemuda setempat, Zubairu Umar Talba, menyebutkan bahwa ayahnya yang berusia 85 tahun turut menjadi korban dalam penculikan tersebut. Sejumlah warga memperkirakan total korban penculikan mencapai 60 hingga 80 orang.
Upaya penyelamatan oleh aparat keamanan dan militer tengah berlangsung. Namun, operasi pencarian terkendala oleh kondisi medan yang berat, kerusakan jalan, serta jembatan penghubung utama ke lokasi kejadian yang terputus.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Aksi penculikan massal demi meminta tebusan makin marak terjadi di wilayah barat laut dan tengah Nigeria. Kelompok kriminal bersenjata kerap menyerang pemukiman, sekolah, hingga jalur lalu lintas utama. Sebelum menyerang masjid, kelompok ini dilaporkan lebih dulu menyerang Desa Gidan-Zana dan Dekara.*
