Untuk Pengembangan Madu di Kuansing, Pemerintah Diminta Bantu Sediakan Hutan Akasia

11 Januari 2022
Gubri Syamsuar tinjau hasil pengelolaan madu di Kuansing

Gubri Syamsuar tinjau hasil pengelolaan madu di Kuansing

RIAU1.COM - Pengolahan madu yang ada di Desa Sungai Kering, Kota Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dapat pujian dari Gubernur Riau, Syamsuar.

Sistem pengolahan madu dilakukan secara profesional, walaupun dengan menggunakan peralatan sederhana.

"Saya kira ini luar biasa, walaupun menggunakan peralatan yang sederhana. Namun, pengolahan madunya sudah profesional. Wajar jika sudah mendapat SNI. Bahkan tahun 2021 kemarin meraih peringkat ketiga pada SNI Award," kata Gubri Syamsuar.

Rusdi sang pemilik usaha itu langsung menyampaikan harapannya kepada Gubri Syamsuar. 

Rusdi mengatakan, di Kuansing tidak bisa melakukan budidaya lebah madu karena tidak ada pohon akasia yang menyediakan nextar sebagai makanan lebah madu. Oleh karena itu ia minta pemerintah membantu tersedianya hutan akasia di Kabupaten Kuansing ini.

Kemudian, Rusdi juga meminta dukungan pemerintah dalam hal pemasaran, terutama agar produk yang mereka hasilkan bisa masuk ke gerai-gerai retail besar yang ada di Riau.

"Kami juga berharap agar pemerintah bisa membuka jalan agar produk-produk kami masuk di retail besar yang gerai-gerainya sudah sampai ke pelosok-pelosok Riau. Kami sudah menyiapkan persyaratan-persyaratan yang mereka minta. Namun, sampai saat ini belum bisa dipasarkan di tempat mereka," sebut dia.*